
Platform perdagangan aset kripto PT Tiga Inti Utama (Triv) merayakan perjalanan 10 tahun kiprahnya di industri aset digital. (istimewa)
JawaPos.com - Platform perdagangan aset kripto PT Tiga Inti Utama (Triv) merayakan perjalanan 10 tahun kiprahnya di industri aset digital Indonesia. Sepanjang satu dekade beroperasi, Triv konsisten memperluas akses masyarakat terhadap aset kripto, sekaligus mengambil peran aktif dalam mendorong terbentuknya ekosistem kripto nasional yang sehat dan berkelanjutan.
CEO & Founder Triv, Gabriel Rey, mengungkapkan bahwa perjalanan Triv tidak terlepas dari dinamika industri kripto yang terus berkembang. Mulai dari fase awal adopsi, periode fluktuasi pasar yang tinggi, hingga penguatan aspek tata kelola dan kepatuhan terhadap regulasi yang kian ketat.
“Perjalanan ini membentuk Triv menjadi perusahaan yang lebih matang, adaptif, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Rey pada perayaan di Jakarta, Sabtu (17/1).
Dalam kurun waktu tersebut, Triv mencatat berbagai capaian penting. Di antaranya menjaga keberlangsungan bisnis sebagai salah satu platform kripto lokal yang mampu bertahan di tengah volatilitas industri, memperluas fitur dan layanan transaksi yang semakin ramah pengguna, serta membangun basis pengguna yang tumbuh secara konsisten. Triv juga aktif menjalin kerja sama dengan mitra strategis, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
“Menjadi salah satu platform kripto lokal yang mampu bertahan dan konsisten selama 10 tahun merupakan milestone penting bagi kami,” ungkap Rey.
Tak hanya fokus pada pengembangan layanan, Triv juga terlibat aktif dalam memperkuat ekosistem melalui berbagai inisiatif edukasi bagi pengguna dan dukungan terhadap pengembangan talenta blockchain di Indonesia. Rey menilai peningkatan literasi kripto dan blockchain menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Triv berupaya menyediakan platform yang aman dan mudah diakses, sekaligus mendorong literasi aset kripto dan blockchain melalui berbagai program edukasi,” tegasnya.
Selama perjalanannya, Triv menghadapi beragam tantangan, mulai dari fluktuasi pasar kripto, perubahan regulasi, hingga perbedaan tingkat pemahaman masyarakat terhadap aset digital. Untuk merespons hal tersebut, perusahaan menempatkan kepatuhan regulasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta penguatan sistem keamanan dan teknologi sebagai prioritas utama.
“Kami terus mengadaptasi strategi bisnis secara fleksibel, memperkuat edukasi pengguna, dan meningkatkan sistem keamanan agar tetap relevan dan berkelanjutan,” ujar Rey.
Memasuki usia satu dekade, Triv memanfaatkan momentum ini sebagai ajang refleksi sekaligus transformasi. Sepuluh tahun pertama menjadi fondasi bagi perusahaan untuk memperkuat posisi di industri kripto Indonesia melalui inovasi berkelanjutan dan pengembangan ekosistem yang lebih inklusif.
“Satu dekade pertama ini menjadi landasan bagi kami untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam membangun ekosistem aset digital Indonesia yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Sejalan dengan peringatan tersebut, Triv menetapkan fokus strategis sepanjang 2026 pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan edukasi dan literasi kripto kepada masyarakat Indonesia agar pertumbuhan industri dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Fokus utama kami tahun ini adalah memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna, serta memperluas edukasi dan literasi kripto agar masyarakat semakin memahami aset digital secara utuh dan bertanggung jawab,” kata Rey.
Selain itu, Triv juga membuka peluang pengembangan produk baru dan kolaborasi strategis yang sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan. Setiap inisiatif akan dilakukan secara selektif dengan tetap mengutamakan kepatuhan regulasi dan perlindungan pengguna.
“Pengembangan produk maupun kolaborasi strategis akan kami lakukan dengan memastikan seluruh inisiatif selaras dengan prinsip kepatuhan dan memberikan nilai tambah nyata bagi pengguna,” ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
