
Kantor Unilever Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan laba bersih senilai Rp 3,33 triliun per kuartal III-2025, atau tumbuh 10,81 persen year on year (yoy) dibandingkan senilai Rp 3,00 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.
Laba perseroan ditopang oleh penjualan bersih yang mencapai Rp 27,61 triliun per kuartal III 2025, atau tumbuh tipis 0,7 persen (yoy) dibandingkan senilai Rp 27,41 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.
“Hasil kinerja kuartal III kami menjadi langkah nyata dalam perjalanan pemulihan bisnis kami. Kami mulai melihat dampak positif dari perubahan struktural dan langkah disiplin yang telah kami ambil selama setahun terakhir,” ujar Presiden Direktur UNVR Benjie Yap dalam Wawancara Eksklusif Virtual Laporan Kinerja Keuangan Kuartal III-2025 UNVR dikutip Jumat (24/10).
Penjualan di dalam negeri atau pemintaan domestik berkontribusi senilai Rp 26,78 triliun. Sedangkan penjualan ekspor berkontribusi senilai Rp 827,38 miliar per kuartal III 2025.
Dari sisi segmen, penjualan dari segmen kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh berkontribusi senilai Rp 17,52 triliun, sedangkan segmen makanan dan minuman berkontribusi senilai Rp 10,08 triliun per kuartal III 2025.
Benjie Yap mengatakan momentum ini dibangun di atas fondasi bisnis yang lebih kuat, eksekusi yang lebih tajam, serta kerja sama seluruh tim dalam mengambil langkah tegas untuk mengatasi tantangan operasional.
“Di tengah dinamika pasar yang dinamis, pencapaian ini memberikan keyakinan bahwa kami berada di jalur yang tepat- membangun momentum yang bertanggung jawab, menguntungkan, dan berkelanjutan,” ujar Benjie Yap.
Beban pokok penjualan perseroan tercatat senilai Rp 14,22 triliun per kuartal III 2025, dengan beban pemasaran dan penjualan senilai Rp 6,45 triliun, serta beban umum dan administrasi senilai Rp 2,47 triliun.
Penjualan bersih perseroan setelah dikurangi beban-beban tersebut menghasilkan laba usaha senilai Rp 4,54 triliun, yang setelah dikurangi beban pajak dan biaya keuangan lainnya menghasilkan laba bersih senilai Rp 3,33 triliun per kuartal III-2025.
Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat senilai Rp 17,49 triliun per kuartal III 2025, yang terdiri dari liabilitas senilai Rp 12,09 triliun dan ekuitas senilai Rp 14,13 triliun.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
