Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 01.59 WIB

Investasi Aman di Era Digital: Pegadaian Mudahkan Masyarakat Wujudkan Rencana Masa Depan dengan Tabungan Emas

 

PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan masa depan dengan memahami pentingnya menjaga nilai tabungan.(Istimewa)

JawaPos.com – PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan masa depan dengan memahami pentingnya menjaga nilai tabungan. Pasalnya, merencanakan masa depan tidak hanya tentang menabung apa dan kapan waktu yang tepat, tetapi juga tentang bagaimana melindungi nilai dari apa yang ditabung. 

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian Dwi Hadi Atmaka atau Aat menjelaskan bahwa menabung adalah sarana termudah untuk menjembatani pemenuhan kebutuhan di masa mendatang dengan menyisihkan sebagian uang sesuai kemampuan keuangan di masa sekarang. Selama ini masyarakat sudah terbiasa dengan menabung uang. Namun disisi lain sudah ada juga pilihan untuk menabung emas. 

Terus apa bedanya menabung uang dan menabung emas?  

“Menabung uang itu perlu, sedangkan menabung emas adalah harus. Menabung uang perlu untuk menjaga likuiditas dan memudahkan transaksi, sedangkan menabung emas adalah suatu keharusan (emas is a must). Mengapa? Karena emas sudah terbukti melindungi nilai uang dari inflasi, menjadi alat ukur biaya yang stabil, dan merupakan aset strategis untuk mewujudkan berbagai rencana di masa depan, seperti dana pendidikan, dana pensiun, atau bahkan ibadah haji,” ungkap Aat. 

PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan masa depan dengan memahami pentingnya menjaga nilai tabungan.(Istimewa)

Sebagai salah satu instrumen investasi, emas memiliki karakteristik unik yang menjadikannya pilihan strategis untuk berbagai tujuan keuangan. Emas dikenal sebagai aset yang sangat tangguh sepanjang sejarah, mampu menjaga nilai kekayaannya, bahkan di tengah gejolak ekonomi. Sifat-sifat utama emas yang menja1dikannya investasi unggulan, di antaranya: 

Likuid: Emas setara dengan uang tunai, sangat mudah dicairkan atau diuangkan kapan saja diperlukan. 

Universal: Diterima di mana saja di seluruh dunia dan memiliki standar kadar yang diakui secara global. 

Fleksibel: Tersedia dalam berbagai bentuk portofolio, mulai dari emas batangan, perhiasan, hingga emas digital, memungkinkan investor memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan. 

Dengan sifat-sifat ini, emas bukan hanya menjadi pelindung nilai, tetapi juga aset yang dapat diandalkan untuk mewujudkan rencana keuangan jangka panjang. 

“Emas adalah salah satu aset yang safe haven. Nilai riilnya cenderung stabil bahkan meningkat di tengah gejolak ekonomi. Ini yang membedakan emas dengan uang. Melalui Tabungan Emas Pegadaian, kami memberikan solusi kepada masyarakat untuk bisa menabung emas dengan cara yang aman, proses mudah, dan tentunya terjangkau bagi semua kalangan,” jelasnya. 

Tidak ada kata terlambat untuk menabung emas di Pegadaian. Masyarakat juga tidak perlu ragu dalam bertransaksi secara digital di Pegadaian karena emas yang dibeli oleh masyarakat stoknya sudah ada di Pegadaian. 

“Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, dimana ketika ada permintaan transaksi Tabungan Emas, maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan,” tambah Aat. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore