
Nestlé Indonesia lakukan pemberdayaan masyarakat hingga pelestarian lingkungan pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, sekaligus targetkan Net Zero Carbon pada 2050. (Istimewa)
JawaPos.com - Sejumlah pihak merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Berbagai kegiatan pun tampak dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat, dari RT hingga perusahaan swasta dan instansi pemerintah.
Hal ini juga dilakukan oleh Nestlé Indonesia di Desa Buntu, Jawa Tengah, yang merayakan kemerdekaan melalui pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Rangkaian kegiatannya terangkum pada “Tanamkan Kebaikan, Ciptakan Manfaat” di Dieng, Jawa Tengah. Program ini menjadi simbol nyata semangat kemerdekaan, memperkuat persatuan, dan mendorong aksi nyata demi kemajuan bangsa.
Sebagai bagian dari visi jangka panjang, perusahaan pun menargetkan Net Zero Carbon pada 2050. Hal ini dilakukan dengan pengurangan sampah plastik, strategi keberlanjutan dalam rantai pasok, serta dukungan pada ekonomi sirkular.
Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs & Sustainability Nestlé Indonesia, menyampaikan, bagi perusahaan, semangat kemerdekaan sejati terwujud lantaran masyarakat bersama-sama menciptakan perubahan positif yang memberdayakan masyarakat, memperkuat komunitas, dan menjaga kelestarian lingkungan.
"Ini merupakan wujud nyata filosofi Creating Shared Value kami, menghadirkan manfaat bersama bagi individu dan keluarga, masyarakat, serta planet, demi masa depan Indonesia yang lebih sehat, hijau, dan berkelanjutan," kata Sufintri dalam keterangannya, Jumat (22/8).
Perusahaan juga berkomitmen dalam Creating Shared Value (CSV). Hal ini tercermin dari berbagai capaian keberlanjutan, seperti pengurangan emisi karbon 20,38 persen sejak 2018, percepatan target pasokan bahan baku regeneratif 21,3 persen setahun lebih awal, serta dukungan terhadap 10,2 juta anak muda untuk mengakses peluang ekonomi sejak 2017.
Adapun kegiatannya dilaksanakan selama tiga hari dengan menghadirkan beragam rangkaian yang menggabungkan pemberdayaan masyarakat dengan pelestarian lingkungan, diantaranya pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu PKK, penanaman pohon di daerah rawan erosi, pembagian buku dan paket belajar untuk anak-anak, revitalisasi perpustakaan desa, serta diskusi strategis pembangunan desa bersama perangkat dan komunitas lokal.
Tak ketinggalan, warga dan peserta juga disuguhkan kesenian daerah dan pesta rakyat dalam rangka merayakan kemerdekaan.
Sementara itu, Harjanto, Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial dan Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Wonosobo menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Buntu, melainkan juga menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kemandirian desa.
"Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi kemerdekaan bangsa dan perlu terus kita jaga serta wariskan kepada generasi muda. Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, kita membuktikan bahwa pembangunan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika semua pihak bergerak bersama, saling menguatkan, dan berkomitmen pada tujuan bersama demi masa depan yang lebih baik," tukas Harjanto.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
