Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Agustus 2025 | 02.38 WIB

Isu Beras Oplosan di Jakarta Bikin Kepercayaan Konsumen Menurun, Pedagang Cipinang: Ada Stok tapi Pembelinya Berkurang

Jajaran Polres Metro Jakarta Timur melakukan sidak ke Pasar Induk Beras Cipinang guna memastikan stok aman, berkualitas, dan bebas kecurangan, Sabtu (8/8). (Zahdomo/Jawapos) - Image

Jajaran Polres Metro Jakarta Timur melakukan sidak ke Pasar Induk Beras Cipinang guna memastikan stok aman, berkualitas, dan bebas kecurangan, Sabtu (8/8). (Zahdomo/Jawapos)

JawaPos.com – Isu beras oplosan sempat menghebohkan publik. Bahkan dikabarkan para pedagang sempat takut untuk berjualan.

Dampak isu beras oplosan sangatlah terasa di kalangan pedagang. Salah seorang pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Ci Afong mengungkapkan, aktivitas jual beli tetap berjalan normal, namun pembeli berkurang.

"Masih normal, meski turun pembelinya, ya Pak," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang Zulkifli mengaku penjualan turun hingga 80 persen sejak isu merebak pada Juli 2025. Beberapa toko bahkan memilih tutup karena khawatir.

"Tapi, stok beras di pasar induk tetap tersedia dan aktivitas jual beli tetap berlangsung normal," jelasnya.


Polisi Sidak Pastikan Stok Aman

Jajaran Polres Metro Jakarta Timur melakukan sidak ke Pasar Induk Beras Cipinang guna memastikan stok aman, berkualitas, dan bebas kecurangan, Sabtu (8/8). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky mengungkapkan, pengecekan dilakukan sejak siang hingga malam dengan menemui beberapa pedagang utama.

Pedagang yang ditemui antara lain Afid di Los E No. 22 dan 23, Ci Afong, Koh Aloy dari Sumber Raya Blok 1a No. 8, Koh Ahok dari Toko Sinar Jaya, serta Kepala Koperasi Pasar Induk, Zulkifli. "Dari hasil pengecekan dan keterangan para pedagang, tidak ditemukan praktik kecurangan ataupun peredaran beras oplosan di pasar induk," ujar Dicky, Minggu (10/8).

AKBP Dicky menegaskan, Polres Metro Jakarta Timur berkomitmen melindungi masyarakat dari penipuan dan memastikan keamanan pangan di wilayah hukumnya. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum terbukti," katanya.

Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan hal mencurigakan terkait peredaran beras atau barang kebutuhan pokok lainnya. Laporkan bisa dilakukan langsung ke Polsek terdekat atau call center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Ia juga meminta para pedagang menjaga kualitas produk serta berperan aktif menjaga kondusifitas pasar. "Melalui berbagai kegiatan pengawasan dan pengecekan yang rutin kami lakukan," imbuhnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore