
Pengunjung pmeran Eurobike 2025 mengamati salah satu produk Polygon yang dipamerkan. (Istimewa)
JawaPos.com - Perhelatan Eurobike 2025, salah satu ajang pameran sepeda terbesar di dunia yang berlangsung di Frankfurt, Jerman menjadi salah satu event yang disasar Polygon sebagai produsen sepeda asal Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai brand global.
Melalui booth yang menampilkan jajaran sepeda terbaru, Polygon menyita perhatian ribuan pengunjung dari berbagai negara.
Dalam kesempatan kali ini Polygon menghadirkan berbagai seri unggulan, seperti sepeda balap Helios A, sepeda downhill andalannya yaitu Collosus DH, Collosus TLE, Tambora AE, hingga rentetan sepeda yang belum dirilis.
Bagi Polygon, hal ini harapannya bisa mencerminkan kekuatan anak bangsa dalam melakukan inovasi, pengalaman, serta karakter desain yang kompetitif untuk pasar internasional.
“Dalam momen ini, selain membawa nama Indonesia kita juga berkesempatan untuk bertemu orang-orang yang expert di bidangnya dan bisa saling belajar serta bertukar insight. Pelajaran-pelajaran positif ini yang harapannya dapat selalu kami bawa kembali untuk Indonesia.” Tutur Veronica Vivin, Brand Marketing Polygon Indonesia.
Kehadiran Polygon di Eurobike 2025 yang berlangsung 25–29 Juni 2025 ini tak hanya memperkuat visibilitas brand, namun juga membuka peluang kolaborasi baru di ranah B2B dengan distributor internasional, media sepeda dunia, pelaku industri, hingga atlet.
Antusiasme juga datang dari pengunjung yang penasaran dengan rekam jejak Polygon sebagai brand asal Asia Tenggara yang berhasil menembus berbagai pasar dunia, mulai dari Eropa, Amerika, hingga Jepang.
Pasalnya, sepeda-sepeda Polygon yang berhasil mendapat podium di berbagai kejuaraan global dan unjuk gigi di Redbull Rampage menjadi bukti kualitas desain dan engineering Polygon diakui secara global.
Dan Wolfe, salah satu atlet mountain bike sekaligus bagian dari tim pengembangan produk Polygon Bikes, menyampaikan bahwa pameran ini berlangsung sukses—ditandai dengan padatnya jadwal meeting selama tiga hari pertama, yang mencerminkan tingginya antusiasme dan besarnya potensi kolaborasi.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
