Layar menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakata, Kamis (27/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung tiarap pada pembukaan perdagangan bursa, Selasa (8/4). Tepat pukul 09.00 WIB, indeks merosot 9,19 persen atau 598,558 poin ke 5.912,062. Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung menghentikan sementara perdagangan efek (trading halt) selama 30 menit lantaran penurunan sudah lebih dari 8 persen.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO) melakukan penyesuaian aturan perdagangan saham. Penyesuaian ini bertujuan untuk mengantisipasi penurunan yang lebih tajam dan menjaga kepercayaan investor di pasar.
"Kalau kita lihat sejak 27 Maret sampai dengan hari ini, terlihat secara global, indeks harga saham di bursa-bursa global turun secara signifikan. Berkisar antara 5 sampai 11 persen selama hampir dua pekan. Memang kondisi itu kita tidak alami karena Bursa Efek Indonesia sejak 28 Maret tidak melakukan perdagangan karena libur Idul Fitri," kata Direktur Utama BEI Iman Rachman di kantornya.
Penyesuaian menyasar aturan trading halt dan batasan persentase auto rejection bawah (ARB). Keduanya merupakan mekanisme penting untuk menjaga likuiditas di pasar serta menciptakan kondisi pasar yang teratur, wajar, dan efisien.
Iman menjelaskan, penyesuaian ini tentu saja berdasarkan praktik-praktik yang sudah dilakukan oleh bursa global. Untuk saham di papan utama, papan pengembangan dan ekonomi baru, serta ETF dan DIRE, penyesuaian ARB pada rentang harga Rp 50-200 dari 35 persen menjadi 15 persen. Lalu harga Rp 200-5 ribu menjadi 15 persen dari 25 persen.
"Dan di atas Rp 5 ribu menjadi 15 persen dari 20 persen," ujarnya.
Sedangkan perubahan aturan trading halt yang tadinya di level ketika menyentuh 5 persen, 10 persen, dan 15 persen menjadi 8 persen, 15 persen, dan 20 persen. Terkait durasi tidak mengalami perubahan, tetap 30 menit untuk yang pertama, sesi keduanya 30 menit, dan ketika menyentuh di atas 20 persen berlaku all day.
"Ini dua hal penyesuaian yang dilakukan dalam rangka mengantisipasi dinamika yang terjadi saat ini di market dan memberikan likuiditas lebih kepada para investor. Namun juga tentu saja melakukan proteksi bagi investor. Sehingga investor diberikan waktu yang cukup untuk menelaah informasi yang ada saat ini," jelasnya.
Penyesuaian aturan bursa, lanjut Iman, juga terjadi di Philippine Stock Exchange, yaitu dengan menerapkan ARB 30 persen. Sementara bursa di Malaysia, Singapura, dan Thailand masih simetris. Trading halt juga dilakukan bursa Korea Selatan dan Stock Exchange of Thailand dengan melakukan batas penurunan menjadi 8 persen, 15 persen, dan 20 persen.
"Nah ini yang kita lakukan. Sehingga kita lihat bahwa artinya kita cukup konservatif. Di beberapa bursa itu bahkan ada (trading halt) yang 10 persen seperti dengan Filipina. Jadi kita memberikan ruang likuiditas kepada para investor untuk bisa bertransaksi lebih daripada 5 persen yang kita lihat cukup sensitif, tapi kita juga cukup konservatif," tandasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
