
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) mendapat penugasan 8 trayek tol laut distribusi logistik pada 2025. (ANTARA)
JawaPos.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) menyatakan mendapat penugasan delapan trayek tol laut pada 2025 untuk mendukung distribusi logistik di seluruh wilayah Indonesia. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Kokok Susanto mengatakan bahwa pihaknya kembali mendapatkan kepercayaan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjalankan penugasan Program Tol Laut untuk tahun anggaran 2025.
"Alhamdulillah, tahun ini kami masih dipercaya untuk melayani delapan trayek. Terima kasih kepada Kementerian Perhubungan," kata Kokok dalam Pelepasan Pelayaran Perdana Kapal Tol Laut KM Logistik Nusantara 4 Tahun 2025, di Dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (6/1).
Kokok merinci delapan trayek penugasan Pelni untuk Program Tol Laut Tahun Anggaran 2025, meliputi trayek pertama H-1 menggunakan Kapal Motor (KM) Logistik Nusantara 2 dengan rute pelayaran Tanjung Perak-Makassar-Tahuna-Nunukan-Tanjung Perak.
Trayek Kedua yakni T-2 menggunakan KM Logistik Nusantara 4 dengan rute pelayaran Tanjung Priok-Tanjung Uban-Letung-Tarempa-Selat Lampa-Subi-Serasan-Midai-Tanjung Uban-Tanjung Priok.
Trayek ketiga, T-6 menggunakan KM Logistik Nusantara 3 dengan rute pelayaran Tanjung Perak-Tidore-Jailolo-Tanjung Perak.
Trayek keempat, T-24 menggunakan KM Logistik Nusantara 1 dengan rute pelayaran Tanjung Perak-Fakfak-Kaimana-Tual-Dobo-Tanjung Perak.
Trayek kelima, S-5A menggunakan KM Kendhaga Nusantara 11 dengan rute pelayaran Kupang-Rote-Sabu-Kupang.
Trayek keenam, S-5B menggunakan KM Kendhaga Nusantara 7 dengan rute pelayaran Kupang-Larantuka-Lembata-Kalabahi-Kupang.
Trayek ketujuh, T-9 menggunakan KM Logistik Nusantara 5 dengan rute pelayaran Tanjung Perak-Makassar-Morotai-Galela-Maba-Weda-Tanjung Perak.
Trayek terakhir, S-4 menggunakan KM Kendhaga Nusantara 8 dengan rute pelayaran Sorong-Oransbari-Waren-Sarmi-Sorong.
Dia menyampaikan bahwa sebelumya pada tahun 2024, Pelni berhasil memenuhi target 100 persen sebanyak 120 voyage dengan jumlah trayek yang sama. Sementara untuk 2025, Pelni ditargetkan menjalani 118 voyage untuk delapan trayek.
Menurutnya, jumlah voyage tersebut masih mungkin untuk ditambah apabila operasional kapal memungkinkan. Ia juga mengatakan bahwa pada tahun ini Pelni mendapatkan tambahan tiga pelabuhan baru, yaitu Nunukan yang disinggahi KM Logistik Nusantara 2 di trayek H-1, Pelabuhan Tual di KM Logistik Nusantara 1 untuk trayek T-24, dan Pelabuhan Tanjung Uban di KM Logistik Nusantara 4.
"Untuk 2025, total pelabuhan yang disinggahi sebanyak 33 dari 32 pelabuhan di 2024," kata Kokok.
Selain penambahan tiga pelabuhan, pada 2025 terdapat dua pelabuhan yang tidak lagi disinggahi oleh kapal tol laut Pelni yaitu Pelabuhan Patimban dan Pelabuhan Kijang. "Dalam menjalankan penugasan dari Pemerintah, sebagaimana arahan Kementerian BUMN, Pelni menjalankan operasionalnya secara transparan dan profesional dengan memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik," kata Kokok.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
