Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Juli 2022 | 21.44 WIB

Tantangan Digitalisasi Kuliner, Harga Online Lebih Mahal dari Offline

Sate dan Tengkleng daging Kambing - Image

Sate dan Tengkleng daging Kambing

JawaPos.com - Digitalisasi di industri sulit dibendung. Penyedia platform pun membidik sektor kuliner. Mereka merancang berbagai aplikasi untuk meningkatkan kinerja pelaku usaha.

CEO PT Imaji Cipta Richard Andrea menyatakan, saat ini masyarakat sudah terbiasa dengan layanan kuliner online. Namun, salah satu penghambat adalah harga di layanan penjualan online yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan membeli di tempat.

"Kami sadar bahwa platform masih memungut biaya dari merchant sehingga lebih mahal. Nah, prinsip kami adalah menjual makanan online dengan harga offline," paparnya kepada Jawa Pos Minggu (10/7).

Karena itu, dia merancang tiga aplikasi untuk menangkap potensi industri. Saat ini pihaknya sudah menggandeng 2.273 merchant dalam ekosistemnya.

Populasi tersebut didominasi pengusaha UMKM. Sisanya merupakan restoran dan penyedia makanan yang hanya menerima pesanan.

Untuk tahap awal, aplikasinya bekerja untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Namun, Richard mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 15 kota yang mengajukan kerja sama untuk operasional platform tersebut.

"Mereka tertarik karena kami sudah menyiapkan ekosistem yang matang. Kami bahkan sudah menggandeng penyedia pembayaran digital hingga kurir," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Tjahjono Haryono menuturkan, digitalisasi kuliner bakal terus terjadi. Memang, saat ini rasio penjualan online tak setinggi saat puncak pandemi. Saat pandemi, penjualan digital bisa mencapai 60–70 persen.

Tahun ini penjualan online menyerap 30–40 persen dari total pendapatan. Angka itu dirasa akan bertahan, bahkan meningkat perlahan.

"Perlu diingat, sebelum pandemi, penjualan online hanya mencapai 10 persen. Dalam jangka panjang, saya rasa kontribusi offline dan online bakal mencapai 50:50," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore