
Danamon dan Manulife memperpanjang kerja sama bancassurance sejak 2011 hingga 2036. (Muhammad Ali/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kanal distribusi bancassurance menjadi salah satu andalan dalam memasarkan produk asuransi kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Sebab, saat ini banyak agen asuransi yang mengaku kesulitan berkunjung ke rumah calon nasabah secara langsung.
"Kanal distribusi bancassurance masih akan menjadi penyumbang premi terbesar di tengah pandemi Covid-19. Tahun lalu kontribusi bancassurance ke total pendapatan premi sekitar 43 persen, disusul kanal distribusi agency yang menyumbang sekitar 40 persen," ujar Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon saat dihubungi Selasa (28/4).
Dari total pendapatan premi perusahaan asuransi jiwa pada 2019 sebesar Rp 196,69 triliun, kanal distribusi bancassurance menyumbang premi sebesar Rp 84,08 triliun. Angka itu meningkat 5,4 persen dibanding 2018. Menurut Budi, di masa pandemi Covid-19 kontribusi bancassurance cukup tinggi.
"Covid-19 ini memang berdampak negatif ke ekonomi. Tapi di sisi lain juga bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi jiwa," ungkapnya.
Hal itulah yang mendorong PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) kembali memperkuat kerja sama bancassurance yang telah dirintis sejak 2011. Kerja sama bancassurance yang seharusnya berakhir pada 2019 lalu kembali diperpanjang hingga 2036.
Chief Executive Officer Manulife Indonesia Ryan Charland mengatakan, Bank Danamon merupakan salah satu mitra bancassurance terpenting di kawasan Asia.“Perpanjangan kemitraan hingga 2036 ini membuktikan kesuksesan hubungan yang sudah terjadi bertahun-tahun dan komitmen kami terhadap potensi jangka panjang perekonomian Indonesia,” tegasnya.
Ryan menjelaskan, hingga Februari 2020, para nasabah bisa mendapatkan pelayanan Manulife di 856 kantor cabang Danamon. Selama kemitraan dengan Danamon ini berlangsung, klaim terbesar yang dibayarkan Manulife tercatat sebesar Rp 4,6 miliar berupa manfaat meninggal dunia.
Keseluruhan klaim khusus terkait Covid-19 yang dibayarkan Manulife hingga 13 April 2020 lebih dari Rp 1,6 miliar. Sedangkan, rata-rata jumlah klaim per tahun sekitar hampir Rp 6 triliun.“Saat ini kami masih melakukan proses audit untuk data sepanjang 2019 termasuk Q1 2020,” tuturnya.
Presiden Direktur Bank Danamon Yasushi Itagaki mengatakan, solusi keuangan tersebut didistribusikan lewat kantor cabang Danamon di seluruh Indonesia, layanan digital Danamon, dan anak perusahaannya, Adira Finance."Kami saling melengkapi dan fokus dalam menyediakan solusi perbankan, asuransi, dan wealth management yang berorientasi kepada nasabah,” sebutnya.
Dia menilai Manulife merupakan mitra ideal karena memiliki reputasi global yang kuat. Sedangkan Bank Danamon merupakan bank dengan layanan komprehensif di 34 provinsi. Pada 2018, Danamon membukukan pendapatan biaya dari bancassurance sebesar Rp 384 miliar atau naik 12 persen dari 2017.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
