
Photo
JawaPos.com - Hingga saat ini, bisnis waralaba masih menjanjikan lantaran dianggap lebih menguntungkan, cepat balik modal. Salah satunya adalah bisnis ayam goreng tepung atau fried chicken yang banyak diminati masyarakat segala usia.
Salah satunya adalah Quick Chicken yang didirikan oleh seorang praktisi dan profesional di industri cepat saji, Bedi Zubaedi pada 22 April 2000 di Demangan, Jogjakarta. Alasannya mendirikan Quick Chicken sangatlah mulia yaitu supaya fried chicken dapat dinikmati oleh semua kalangan, mengingat pada waktu itu ayam goreng tepung hanya dapat ditemukan di kota-kota besar saja.
"Tak terasa, 19 tahun sudah Quick Chicken sudah meluas di Indonesia. Hingga kini, Quick Chicken telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan untung. Pencapaian yang besar ini tentunya tidak akan pernah terjadi tanpa adanya dukungan dan kepercayaan dari para pelanggan," kata Bedi dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/4).
Tak hanya itu, perkembangan Quick Chicken yang pesat juga ditunjang dengan produknya yang berbeda dari merk ayam goreng tepung lainnya dan program menariknya yang telah berjalan lama, seperti Fun Cooking, My Birthday dan Quick Catering. Ketiga program tersebut merupakan program favorit karena dapat mempermudah pekerjaan siapapun.
PT Quick Chicken Indonesia didirikan oleh Bedi Zubaedi pada 2000 di Demangan, Jogjakarta. Bedi merupakan seorang praktisi dan profesional di industri restoran cepat saji yang telah mendapatkan penghargaan Asia Pacific Entrepreneurship Awards 2011 dan Anugerah Wirausaha Indonesia 2016. Bedi sengaja menempatkan gerai pertama Quick Chicken di kota pelajar Jogjakarta karena biaya hidup di Jogjakarta masih rendah saat itu.
"Awalnya di kota pelajar, bisa bertahan. Nah semua daerah akan mengikuti," ungkapnya.
Ia memperluas area ke Indonesia bagian timur yang meliputi wilayah Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, hingga Papua Barat. Setelah sukses memiliki gerai sendiri, Quick Chicken mewaralabakan bisnisnya pada 2008.
"Hingga pada tahun 2018, telah memiliki 550 gerai yang tersebar dari timur sampai ke barat Indonesia," jelasnya.
Untuk dapat memberikan pengalaman yang dapat membantu meningkatkan kreativitas dengan kreasi tanpa batas dan juga meningkatkan konsentrasi anak, Quick Chicken juga menyelenggarakan program Fun Cooking. Program learning by doing ini dapat menjadi salah satu wadah bagi anak-anak yang sedang senang-senangnya dalam mengeksplor hal-hal yang baru.
Program ini berlaku untuk anak-anak TK hingga anak kelas 3 SD yang dapat langsung dilakukan di gerai Quick Chicken atau dapat dilakukan di sekolah sang buah hati.
"Bagi para ibu yang sedang repot mempersiapkan acara arisan, pengajian atau kebaktian dan tak sempat untuk memasak sendiri, kami siap melayani jasa catering. Atau ibu yang menyiapkan sarapan untuk anak bisa lebih praktis," ungkapnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
