
Tiang penyangga Tol Becakayu
Jawapos.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk, mengakui adanya kelalaian yang menyebabkan kecelakaan di proyek-proyek infrastruktur yang digarapnya. Untuk diketahui, proyek elevated milik Waskita Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) di ruas DI Pandjaitan ambrol bekisting pier head-nya pada Selasa (20/2).
Kejadian tersebut menyebabkan tujuh orang pekerja menderita luka berat dan ringan yang langsung dilarikan ke rumah sakit. Direktur Operasi II PT Waskita Karya Tbk, Nyoman Wirya Adnyana menuturkan kelalaian yang terjadi itu bukan tidak pernah diprediksi sebelumnya.
"Kelalaian ada, pasti. Kami perbaiki, kelalaian itu bukan berarti tidak kita prediksi dari awal," kata Nyoman di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (22/2).
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 50 Tahun 2012, Waskita sudah menjalankan Standard Operating Procedure (SOP) sesuai standar Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan (K3) pekerja.
Namun, dalam praktiknya di lapangan ada saja yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain human error, lanjutnya, faktor alam juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja.
Misalnya, dalam pengerjaan proyek elevated ada standar masing-masing dari ketinggian beton yang akan dipasang. Hal ini berkaitan dengan kecepatan angin yang tadinya di proyek itu diprediksi hanya 20 km per jam, ternyata kejadiannya 30 sampai 40 km per jam.
Namun begitu, tidak semua proyek elevated merupakan proyek yang riskan dikerjakan sehingga harus dihentikan sementara pengerjaannya. Proyek-proyek elevated atau melayang yang mesti dimoratorium adalah proyek yang pekerjaannya menggunakan balok/gelagar-I beton langsing, menggunakan sistem hanging scaffolding, balance cantilever precast/in site, launcher beam/frame, pekerjaan dengan tonase besar, pekerjaan yang mempunyai rasio kapasitas angkat terhadap beban kurang dari lima, pekerjaan dengan faktor keamanan bekisting kurang dari empat, pekerjaan yang menggunakan sistem kabel.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
