
KONSOLIDASI: Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta bertajuk Kerjasama Peningkatan Keterampilan Pendidikan Agrikultur antara SMK binaan JAPFA Foundation dan JAPFA Group.
JawaPos.com – JAPFA Foundation sejak 2015 berkelanjutan memfokuskan diri pada pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang agribisnis dan agroteknologi. Bentuknya pendampingan peserta pendidik berupa praktek kerja lapangan (PKL), menciptakan ruang jejaring dan berbagi antar kepala sekolah, kursus Bahasa Inggris, hingga bantuan biaya pendidikan dalam bentuk beasiswa prestasi SMK bidang agribisnis dan agroteknologi.
Pada 2017 JAPFA Foundation berencana mendukung pelaksanaan praktek kerja usaha. Caranya, menghubungkan kebutuhan praktik di SMK-SMK dengan unit-unit dari JAPFA Group beserta seluruh anak perusahaannya.
Senior Program Manager dari JAPFA Foundation, Wahono Kolopaking,di sela FGD (forum group discussion) yang berlangsung di Hotel Harris Jakarta, mengatakan, PKL merupakan program magang peserta didik di SMK bidang agribisnis dan agroteknologi di industri, maupun masyarakat. PKL ini bertujuan agar peserta mendapatkan pengetahuan praktis dan keterampilan lapangan terkait program studi keahlian yang ditekuni.
''Diharapkan dengan PKL, peserta didik berhasil meningkatkan keterampilan sekaligus daya saing sumberdaya manusia,'' ujarnya. Sebagai langkah awal memulai program ini, ungkap Wahono, dilakukan koordinasi dalam rangka menyatukan persepsi program PKL antara lembaga pendidikan yang dimaksud dengan pelaku DUDI (dunia usaha dan dunia industri).
Forum diskusi ini dapat menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri. Pembahasan yang dilakukan dalam forum diskusi ini antara lain adalah agar setiap peserta dapat bersama memahami manajemen praktek kerja, permasalahan yang ada pada praktek kerja, dan juga solusi terhadap permasalahan tersebut.
Selain itu, forum ini juga diharapkan dapat membahas mengenai solusi kreatif dari kelengkapan dari sarana dan prasarana praktek kerja di sekolah, sekaligus dapat menjembatani proses penyambungan di antara kesenjangan teknologi yang ada.
''Hal ini merupakan target tercapainya kelak grand design dan roadmap pendidikan SMK jurusan Agribisnis dan Agroteknologi oleh JAPFA Foundation,'' tambah Wahono.
Adapun peserta FGD yakni, SMK-SPP Negeri Pelaihari Tanah Laut Kalimantan Selatan; SMK Farming Pati Jawa Tengah; SMK Hasanudin Kandanghaur Indramayu Jawa Barat; SMKN 01 Cangkringan Sleman Jawa Tengah; SMKN 01 Kalibagor Banyumas Jawa Tengah; SMKN 01 Plosoklaten Kediri Jawa Timur; SMKN 02 Purbalingga Jawa Tengah; SMKN 02 Subang Jawa Barat; SMK-PP Putra Jaya Stabat Langkat Sumatera Utara; SMKN 4 Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan; SMKN 1 Tambaloka Sumba Barat Daya NTT; SMKN 1 Negerikaton Pesawaran Lampung; SMKN 2 Negara Jembrana Bali.
Sementara itu, Syamsuri, Kepala SMK-SPP Negeri Pelaihari Kalimantan Selatan, satu diantara peserta FGD, mengatakan, FGD ini cukup penting dilakukan sehingga lebih mendekatkan kompetensi siswa dengan kebutuhan pelaku dunia usaha/industri. Bahkan, mengatasi gap antara DUDI dengan sekolah.
''Ini juga akan membantu siswa untuk pelaksanaan PKL, membangun disiplin dan etos kerja para siswa termasuk magang bagi guru produktif serta membantu kendala sarana prasarana di sekolah,'' tukasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
