
Ilustrasi
JawaPos.com - Pengurus Pusat Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) menegaskan komitmennya untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan stabilitas pangan. Hal itu merespons polemik pangan dalam kasus beras yang belakangan menjadi polemik.
"Dengan berpengang teguh kepada penerapan ekonomi Pancasila," ujar Ketua Umum PP Perpadi Sutarto Alimoeso dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/7).
Keputusan tersebut merupakan salah satu kesimpulan yang dihasilkan ketika berdialog dengan berbagai instansi terkait di sela acara pelantikan pengurus Perpadi Banyuwangi, Rabu (26/7). Perpadi selaku organisasi yang terdiri dari pengusaha kecil hingga besar juga siap menjadi mitra pemerintah dalam penempatan kebijakan strategis soal pangan.
"Di tingkat pusat dan daerah untuk kesejahteraan bangsa dan negara," sambung Sutarto.
Kemudian, pihaknya berkomitmen menciptakan bisnis perberasan yang efisien dengan pendekatan kewilayahan (cluster) dan berkeadilan secara ekonomi. Karenanya, Perpadi berusaha menempatkan petani dan konsumen sebagai sahabat bisnis yang adil.
"Di bawah koordinasi dan sinkronisasi pemerintah untuk kesejahteraan bangsa Indonesia," jelasnya.
Sebagai organisasi profesi bersifat independen, Sutarto menegaskan, Perpadi pun bebas dari kepentingan. "Baik secara politis maupun keberpihakan pada satu kelompok masyarakat tertentu," katanya.
Perpadi juga berharap pemerintah memberikan perlindungan hukum dan ekonomi secara merata dalam berusaha di bidang pangan. Setidaknya ada enam sikap yang dikeluarkan Pengurus Pusat Perpadi.
1. Perpadi berkomitmen membantu stabilitas pangan di Indonesia dengan berpegang Teguh kepada penerapan ekonomi Pancasila.
2. Perpadi adalah persatuan atau gabungan para pengusaha kecil, menengah dan besar, menginginkan adanya perlindungan hukum dan ekonomi secara merata dalam berusaha di bidang pangan khusus nya perberasan.
3. Perpadi berusaha untuk menciptakan bisnis perberasan yang efisien dengan pendekatan kewilayahan (klaster), berkeadilan secara ekonomi.
4. Perpadi berusaha menempatkan petani dan konsumen sebagai sahabat bisnis yg adil dibawah koordinasi dan sinkronisasi pemerintah, untuk kesejahteraan bangsa Indonesia.
5. Perpadi berusaha menjadi partner pemerintah dalam penempatan kebijakan strategis soal pangan di tingkat pusat dan daerah untuk kesejahteraan bangsa dan negara.
6. Perpadi sejak berdiri sebagai organisasi profesi bersifat independen, bebas dari kepentingan baik secara politis maupun keberpihakan pada satu kelompok masyarakat tertentu.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
