
Sri Mulyani
JawaPos.com - Polemik perjanjian antara Indonesia dengan PT Freeport masih terus dijajaki. Pemerintah melakukan negosiasi ulang dengan PT Freeport. Hal itu terkait dengan kewajiban PT Freeport yang diharuskan membangun smelter dan divestasi 51 persen.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan saat ini tengah dilakukan koordinasi level menteri dengan mendengarkan laporan dari seluruh tim teknis. Di antaranya membahas soal empat isu renegosiasi dengan PT Freeport.
"Renegosiasi empat isu yakni mengenai kewajiban pembangunan smelter, divestasi, perpanjangan usaha, dan penerimaan negara," tegasnya kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (4/7).
Sri Mulyani menambahkan pemerintah masih melakukan pertukaran informasi terkait kewajiban-kewajiban itu. Hingga saat ini belum tercapai kesepakatan antara pemerintah maupun PT Freeport.
"Kami lakukan pertukaran informasi dan konsolidasi apa yang selama ini sudah dinegosiasikan. Agar kami maksimalkan posisi pemerintah," jelasnya.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2017 kontrak karya PT Freeport diubah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Sedangkan PT Freeport tetap bersikeras mengikuti Kontrak Karya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara.
Menanggapi hal ini, Pemerintah RI masih melakukan dialog dan lobi terhadap PT Freeport. PT Freeport diwajibkan mematuhi divestasi 51 persen dan pembangunan smelter. (cr1/JPG)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
