
PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkolaborasi dan berkontribusi dalam fase ini melalui peran sebagai kontraktor pelaksana pembangunan huntara. (dok. HK)
JawaPos.com – Pengungsi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang kini mendapat harapan baru dan memasuki babak pemulihan berikutnya. Setelah melewati masa darurat, mereka bersiap menempati hunian sementara (huntara) yang lebih tertata, lebih aman, dan lebih layak untuk memulai rutinitas kembali.
Bersama beberapa BUMN, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkolaborasi dan berkontribusi dalam fase ini melalui peran sebagai kontraktor pelaksana pembangunan huntara. Danantara Indonesia secara resmi menyerahkan 600 unit huntara kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, pada Kamis (8/1) kemarin.
Serah terima sebagai penanda bahwa kawasan hunian tersebut siap dimanfaatkan melalui mekanisme pengelolaan pemerintah daerah. Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, menyampaikan bahwa penyerahan huntara merupakan bagian dari komitmen Danantara Indonesia untuk menghadirkan hunian sementara yang layak, aman, dan mendukung pemulihan layanan dasar bagi warga terdampak.
"Pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi bergerak pada bagaimana hunian benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari," jelas Rohan Hafas dalam keterangannya, Jumat (9/1).
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas BUMN dan pemerintah daerah. "Kita bangga melihat kolaborasi yang terjadi. Ini contoh luar biasa yang menginspirasi wilayah lain," jelasnya.
Di tingkat lokal, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi juga mengucapkan terima kasih atas kecepatan pembangunan. "Ini hunian pertama yang kami terima sejak bencana. Terimakasih banyak kepada Danantara dan seluruh BUMN yang telah membangun ini. Masyarakat sudah menanyakan hunian layak. Kami akan distribusikan bertahap mulai 100 unit agar adaptasi berjalan mulus," jelasnya.
Pembangunan huntara dimulai pada 24 Desember 2025 dan diserahterimakan pada 8 Januari 2026. Dari sisi standar kelayakan, hunian dibangun untuk memenuhi kebutuhan hunian darurat yang aman, dengan struktur yang disiapkan kokoh serta utilitas dasar yang dirancang berfungsi saat ditempati.
Akses air bersih disediakan, sanitasi dibuat memadai, dan dukungan listrik turut dipersiapkan agar aktivitas warga dapat berjalan lebih tertib dan sehat. Layanan kesehatan juga menjadi bagian dari dukungan yang disiapkan, sebagai upaya menjaga pemulihan berjalan serentak dengan pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Selain unit hunian, kawasan Rumah Hunian Danantara juga dilengkapi fasilitas pendukung yang menyentuh kebutuhan sosial keluarga di masa transisi. Fasilitas tersebut mencakup klinik, taman bermain, akses internet, serta dukungan listrik tanpa biaya.
Direktur Operasional II Hutama Karya, Gunadi, menekankan bahwa pekerjaan konstruksi dalam penanganan pascabencana perlu menjaga mutu sekaligus fungsi, karena yang dinilai pada akhirnya adalah kenyamanan dan keselamatan keluarga yang menempati. "Hunian ini harus benar-benar siap dihuni untuk menunjang rutinitas keluarga. Kami berharap, kolaborasi banyak pihak di Rumah Hunian Danantara ini dapat menjadi penyemangat untuk semua warga terdampak," katanya.
Selain di Aceh Tamiang, Hutama Karya juga merencanakan pembangunan Rumah Hunian Danantara di sejumlah Kabupaten di wilayah Aceh, bersama sejumlah BUMN Karya lainnya. Untuk mendukung rencana tersebut, Hutama Karya sudah mulai mengerjakan Rumah Hunian Danantara di wilayah Aceh Timur.
Terletak di Kecamatan Simpang Ulim dengan luasan 960 m² serta di Kecamatan Julok dengan luasan 495 m² dengan jumlah unit diperkirakan sekitar 45 hunian. Rumah Hunian Danantara ini rencananya akan dibangun juga dengan fasilitas umum seperti toilet dan dapur umum yang menyesuaikan jumlah penghuninya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
