
Warga berbelanja kebutuhan di salah satu gerai ritel modern di kawasan Depok, Jawa Barat, Jumat (3/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tekanan terhadap sektor ritel konvensional di Indonesia semakin nyata. Di tengah dominasi e-commerce dan platform belanja digital, pemain lama seperti Hypermart kini berlomba melakukan transformasi internal agar tetap relevan.
Salah satu langkah strategisnya adalah menggandeng platform kolaborasi digital Lark untuk memperkuat efisiensi dan koordinasi di seluruh jaringan toko.
Langkah ini mencerminkan pergeseran besar di industri ritel Indonesia, yang tengah mencari keseimbangan antara model toko fisik dan digital. Dengan lebih dari 130 gerai dan 6.000 karyawan, Hypermart kini mencoba mengintegrasikan sistem komunikasi dan manajemen operasionalnya ke dalam satu platform digital agar dapat merespons perubahan pasar dengan lebih cepat.
“Selama dua bulan terakhir kami melihat dampak langsung dari penggunaan platform digital ini terhadap efisiensi dan koordinasi di seluruh organisasi,” kata Jerry Goei, Deputy CEO PT Matahari Putra Prima (MPPA) Tbk melalui keterangannya.
Dia melanjutkan, transformasi ini bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga soal cara baru bekerja agar bisa bersaing di era digital.
Mengutip data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sektor ritel, yang menyumbang lebih dari 54 persen terhadap PDB nasional. Namun di tengah potensi tersebut, sektor ritel tengah menghadapi tantangan serius.
Mulai dari perubahan perilaku konsumen, maraknya belanja online, dan tekanan harga dari pemain e-commerce besar seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada.
Dalam situasi ini, efisiensi operasional menjadi kunci agar ritel fisik tetap kompetitif tanpa harus sepenuhnya meninggalkan pengalaman berbelanja di toko.
Kemitraan Hypermart dengan Lark diyakini menandai upaya memperkuat fondasi digital dari dalam, bukan hanya dengan membuat aplikasi pelanggan atau promosi online, tapi dengan menata ulang proses kerja internal: mulai dari komunikasi antar tim, sistem pelaporan, hingga pengelolaan informasi di tiap cabang.
“Transformasi digital di ritel bukan hanya tentang menjual online,” ujar Mark Dembitz, General Manager APAC Lark. “Yang paling penting adalah bagaimana setiap karyawan bisa bekerja lebih cepat, terhubung, dan berkolaborasi untuk menghadirkan layanan yang lebih baik di level toko," lanjutnya.
Digitalisasi seperti ini dipandang sebagai langkah krusial agar ritel konvensional dapat bersaing dalam kecepatan dan fleksibilitas, dua hal yang selama ini menjadi keunggulan e-commerce.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah ritel besar di kawasan Asia Tenggara mulai mengadopsi strategi serupa. MR D.I.Y. misalnya, menggunakan sistem kolaborasi digital untuk menghubungkan puluhan ribu karyawan di berbagai negara, sementara 7-Eleven Filipina menerapkan teknologi serupa untuk mempercepat koordinasi ribuan toko.
Bagi Hypermart, inisiatif ini disebut menjadi langkah penting untuk bertahan dan berkembang di tengah perubahan lanskap industri. Dengan semakin banyak konsumen yang berbelanja online, ritel fisik harus menawarkan sesuatu yang tak bisa diberikan oleh marketplace: pengalaman langsung, pelayanan personal, dan efisiensi di balik layar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
