
ILUSTRASI. PT Pelindo Terminal Petikemas menyerahkan pengelolaan Terminal Peti Kemas (TPK Berlian) kepada PT Terminal Teluk Lamong (TTL). (Istimewa)
JawaPos.com – Dunia pelabuhan kini bukan lagi sebatas aktivitas bongkar muat barang. Di balik hiruk-pikuk kontainer dan kapal, tersimpan peluang karier yang luas di sektor logistik modern, bukan hanya soal bongkar muat dan kegiatan berat.
Mulai dari manajemen rantai pasok, otomasi pelabuhan, hingga teknologi informasi, semua membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan siap bersaing.
Kesempatan itu pula yang dikenalkan oleh IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), anak usaha Pelindo Group, kepada generasi muda di Mempawah, Kalimantan Barat. Melalui program Pelindo Mengajar, IPC TPK mengajak 150 siswa SMA Negeri 1 Mempawah Hilir untuk memahami lebih dalam dunia logistik dan peran penting pelabuhan dalam perekonomian nasional.
Direktur Utama IPC TPK, Guna Mulyana, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap industri yang menjadi tulang punggung perdagangan Indonesia.
"Kami ingin siswa tidak hanya mengenal pelabuhan sebagai tempat bongkar muat, tetapi juga memahami sistem, teknologi, dan SDM yang bekerja di baliknya," ujarnya, Rabu (22/10).
Ia menjelaskan, seiring dengan digitalisasi dan modernisasi pelabuhan, kebutuhan tenaga profesional di bidang logistik meningkat pesat. Peluang kerja kini meluas ke sektor-sektor strategis seperti otomasi, manajemen risiko, hingga pengembangan sistem digital pelabuhan.
"Peluang karier terbuka luas, mulai dari manajemen rantai pasok, otomasi pelabuhan, hingga teknologi informasi," katanya.
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko IPC TPK, Yanuar Evyanto, menambahkan bahwa kemampuan mengelola risiko menjadi kompetensi penting dalam sistem logistik modern. "Industri ini terus bertransformasi, dan kesiapan SDM menjadi kunci keberhasilan di masa depan," tegasnya.
Selain berbagi wawasan, IPC TPK juga menyerahkan bantuan berupa tiga unit PC All-in-One, satu tablet, dan tiga ponsel pintar untuk mendukung pembelajaran digital di sekolah tersebut. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat semangat belajar siswa dan meningkatkan literasi teknologi di daerah sekitar pelabuhan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas. Guna Mulyana menekankan, pembangunan pelabuhan harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia.
"Generasi muda Mempawah harus menjadi bagian dari rantai nilai itu bukan hanya penonton, tapi penggerak," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
