
Rio, Enzo dan Eric dengan Sticarnya
JawaPos.com - Berbagai macam aplikasi inovatif bermunculan seiring maju pesatnya teknologi. Terbaru, hadir sebuah startup teknologi yang berbasis di Jakarta dengan ide alternatif media periklanan luar ruang yang inovatif, aman, terukur, dan bermanfaat bernama Sticar.
Aplikasi ini memasukkan aspek teknologi digital dengan mengajak pemilik mobil mengubah kendaraan pribadi menjadi billboard berjalan. Setiap mobil yang bergabung bakal dipasang iklan suatu brand atau produk pada bagian mobilnya.
Dengan iklan tersebut pengendara dapat mengemudi sekaligus mendapatkan uang dari setiap kilometer yang dijalaninya. Sticar dilengkapi teknologi pengukuran dan tracking yang realtime.
Sehingga bisa memenuhi kebutuhan pengiklan untuk mengukur efektivitas iklan berjalan. Pengiklan bisa mengelola kampanye iklan yang terintegrasi secara online dengan pengemudi di jalan.
Nama Sticar terinspirasi dari stiker, sebuah kertas khusus yang dipasang di mobil pengemudi yang bergabung bersama Sticar.
Sticar dirancang dan dibentuk pada awal 2016 oleh Rio Darmawan (22), Enzo Hutabarat (22), dan Eric Rammada (20). Ketiga anak muda itu terinspirasi dari kemacetan ibu kota.
Rio dan tim juga berharap jika Sticar tidak hanya dapat mendorong penyelesaian masalah periklanan, tapi juga dapat membantu masyarakat kelas menengah dan menengah bawah yang membutuhkan penghasilan tambahan dengan menjadi mitra driver di Sticar.
"Kami ingin mengembangkan platform media inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," kata Rio selaku CEO Sticar kepada JawaPos.com melalui siaran pers, Kamis (24/11).
"Kami optimis jika konsep Sticar yang mengawinkan masalah media promosi luar ruang, volume kendaraan bermotor, kemacetan, dan penghasilan tambahan dapat menjadi alasan yang kuat mengapa Sticar perlu hadir di tengah kejemuan akan kota Jakarta”, sambungnya.
Untuk jenis produknya, Sticar terdiri dari tiga varian yakni full wrap, half wrap, dan panel wrap. Pengemudi akan mendapatkan penghasilan yang jumlahnya berbeda dari tiap varian tersebut, Member Sticar juga dapat memilih lokasi kampanye iklan yang sesuai dengan pola lalu lintas pengemudi.
"Pengemudi Sticar bisa mendapatkan penghasilan saat berbelanja, mengantar anak ke sekolah maupun ketika berangkat dan pulang bekerja," ujar Enzo Hutabarat yang saat ini menjabat sebagai Chief Operating Officer Sticar.
Calon pengemudi juga dapat mendaftar melalui website resmi Sticar di www.sti-car.com. Syarat untuk menjadi pengemudi Sticar yakni minimal berusia di atas 21 tahun, memiliki mobil yang tahun pembuatannya di atas tahun 2010 dengan tanggungan asuransi yang aktif.
Semua informasi terlengkap bisa didapat dengan mengunduh aplikasi Sticar di Google Playstore. (ded/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
