
Solafudin saat menjelaskan mengenai KEK Batam.
JawaPos.com – Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Batam diharapkan bisa memberikan berbagai benefit penerimaan negara. Kepala Subdirektorat Fasilitas Kawasan Khusus, Direktorat Fasilitas Bea Cukai M. Solafudin menjelaskan, adanya KEK Kesehatan di Batam akan mampu menarik minat masyarakat untuk berobat di dalam negeri, dibanding harus ke negara tetangga.
’’Ada tradisi orang Melayu kalau sakit berobatnya ke Singapura atau ke Johor. Nah, dengan adanya KEK Kesehatan di Batam ini, maka akan ada dokter dari luar negeri yang bisa praktik di sini dan untuk yang berobat akan dapat fasilitas perpajakan,’’ ujarnya ditemui di Batam, kemarin (26/6).
Solafudin mencontohkan, jika ada pasien dari Jakarta yang akan berobat ke KEK Kesehatan di Batam, maka dia akan bisa mendapatkan pembebasan bea masuk jika obat itu akan dibawa ke Batam. ’’Asalkan periksa di situ dan mendapatkan resep dokter yang ada di RS tersebut,’’ imbuh dia.
Selain itu, dokter-dokter dari luar negeri juga bisa datang ke KEK tersebut juga bisa diberikan fasilitas imigrasi. Sebab, ada beberapa klaster di KEK, yakni pembebasan fiskal, pajak daerah, keimigrasian, maupun ketenagakerjaan.
Solafudin melanjutkan, ada juga beberapa manfaat dari pembentukan KEK. Di antaranya yakni pemerintah juga memberikan pembebasan bea masuk untuk mendatangkan peralatan maupun mesin untuk pembangunan KEK.
Kemudian, saat KEK Kesehatan itu sudah beroperasi, maka para dokter maupun obat-obatan dari luar negeri yang didatangkan ke dalam negeri maka akan diberikan sejumlah fasilitas.
’’Dengan adanya KEK Kesehatan di Batam ini maka masyarakat tidak perlu ke negara tetangga. Karena kalau berobatnya ke Malaysia atau Singapura, bisa dibayangkan berapa potensi penerimaan negara yang keluar. Bahkan, diharapkan bahwa pasien-pasien dari luar negeri juga bisa berobat ke Batam,’’ tutur dia.
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto menuturkan, saat ini, ada tiga KEK di wilayah Batam. Yakni KEK Batam Aero Technic, KEK Nongsa, dan KEK Tanjung Sauh.
Selain tiga KEK di Batam yang sudah ditetapkan, pemerintah juga tengah memproses pengusulan dua KEK baru, yaitu KEK Nipa dan KEK Kesehatan Batam di Sekupang dan Nongsa.
Untuk KEK, insentif fiskal yang diberikan Bea Cukai di antaranya pembebasan bea masuk dan tidak dipungut PDRI untuk importasi barang modal dalam rangka pembangunan dan pengembangan KEK; penangguhan bea masuk dan PDRI untuk pemasukan bahan baku dalam rangka operasional KEK, dan fasilitas tax holiday dan tax allowance untuk investasi dengan nilai minimum tertentu.
Lalu untuk insentif non fiskal berupa kemudahan perizinan berusaha satu pintu melalui administrator KEK; pengaturan larangan pembatasan; kemudahan imigrasi dan ketenagakerjaan.
"Dibandingkan dengan fasilitas di kawasan berfasilitas lainnya, fasilitas di KEK bersifat ultimate karena selain mencakup fasilitas fiskal kepabeanan serta insentif perpajakan, KEK juga didukung dengan fasilitas non fiskal berupa kemudahan perizinan berusaha,’’ ujarnya.
Baca Juga: Berdasarkan Karakteristik, Ini 4 Kekurangan dan Kelebihan Aquarius dan Libra Saat Menjalin Hubungan
Fasilitas yang tersedia di KEK selain lebih lengkap juga memiliki keunggulan dibanding luar KEK, yang menjadikan insentif tersebut lebih menarik dan juga lebih mudah.
Sebagai contoh tax holiday, apabila di luar KEK, perlu minimal investasi Rp 500 miliar untuk mendapat tax holiday selama lima tahun, sedangkan di KEK fasilitas ini sudah bisa diperoleh melalui investasi minimal Rp 100 miliar dengan tax holiday selama 10 tahun, investasi minimal Rp 500 miliar dengan tax holiday selama 15 tahun, dan untuk investasi minimal Rp 1 triliun bisa mendapatkan tax holiday sampai 20 tahun.
’’Dengan berbagai kemudahan dan fasilitas yang diberikan di KEK, kami berharap pembentukan KEK di berbagai wilayah dapat memberikan kesempatan bagi tiap daerah untuk dapat lebih berkembang dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing, yang pada akhirnya bermuara pada terwujudnya pemerataan ekonomi di Indonesia,’’ tutup Nirwala.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
