Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juni 2024 | 01.04 WIB

DEPO Tebar Dividen Rp 27,16 Miliar, Investasi Strategis di 6 lokasi Land Bank Tahun ini

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk yang berlangsung hari ini, Kamis (6/6), mengusulkan untuk membagikan dividen Rp 27,16 miliar. - Image

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk yang berlangsung hari ini, Kamis (6/6), mengusulkan untuk membagikan dividen Rp 27,16 miliar.

JawaPos.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk yang berlangsung hari ini, Kamis (6/6), mengusulkan untuk membagikan dividen dari laba bersih tahun buku yang berakhir pada tahun 2023 sebesar Rp 4 per saham atau sebesar Rp 27,16 miliar. Sementara jumlah laba bersih perseroan yang diperoleh pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 85.646.482.678.

Yang berhak atas dividen tersebut adalah pemegang saham yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 20 Juni 2024 pada pukul 16:00 WIB. Dengan peningkatan yang konsisten dalam berbagai aspek, perseroan terus menunjukkan pertumbuhan dan keunggulan yang berkelanjutan.

Direktur Utama PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk Kambiyanto Kettin mengatakan, di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik global yang masih belum stabil, kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,05 persen (yoy). Tingkat inflasi yang stabil dan terkendali sebesar 2,61 persen juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, industri ritel bahan bangunan juga mengalami dampak dari perubahan preferensi pelanggan, perubahan gaya hidup, teknologi, dan kebutuhan akan rumah yang bersifat fungsional dan ramah lingkungan. Meskipun demikian, industri ritel tetap menunjukkan ketahanan yang cukup baik, dengan perkiraan pertumbuhan di tahun 2023 pada kisaran 4,0-4,2 persen.

Perseroan mencetak pertumbuhan positif dari sisi top line. Seiring dengan pertumbuhan industri retail, penjualan bersih perseroan juga mengalami kenaikan dari Rp 2,68 triliun, meningkat 4,84 persen dari Rp 2,56 triliun pada 2022.

Dari segi profitabilitas, pada tahun 2023, emiten bursa berkode DEPO ini berhasil menjaga tingkat margin laba kotor pada kisaran 19 persen setara dengan nilai Rp 507 miliar. Namun, karena adanya peningkatan beban operasional terutama pada biaya karyawan, peningkatan kegiatan promosi, dan biaya operasional gerai baru, hal ini berdampak pada menurunnya margin laba tahun berjalan dan nilai dari laba tahun berjalan.

Perolehan laba tahun berjalan perseroan pada tahun 2023 adalah Rp 85,65 miliar dengan margin laba tahun berjalan 3,19 persen. Pencapaian ini turun 17,1 persen dari laba tahun berjalan pada 2022 yang tercatat Rp 103,4 miliar dan margin laba tahun berjalan 4,0 persen.

Nilai terbesar dari pertumbuhan organik dikontribusikan dari Bali sebesar 33,4 persen diikuti berikutnya dari Jawa Barat sebesar 1,8 persen, dan gerai baru di Sumatra Utara. Dalam tahun 2023, perseroan membuka satu gerai toko baru yaitu di Rajawali, Jawa Timur.

Pertumbuhan ini didukung oleh fundamental keuangan yang kuat dan kebijakan strategis perseroan yang tepat. "Kebijakan strategis perseroan pada 2023 adalah perluasan basis pelanggan dengan pembukaan gerai fisik, peningkatan operasi yang ramah lingkungan, dan peningkatan pelayanan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia," ungkap Kambiyanto, dalam keterangan tertulis.

Pelaksanaan kebijakan strategis perseroan di atas tecermin dalam pergerakan neraca dimana total aset perseroan sampai dengan Desember 2023 naik menjadi Rp 2,08 triliun dari Rp 1,78 triliun pada akhir 2022. Demikian pula liabilitas naik menjadi Rp 836,68 miliar dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp 609,97 miliar. Bersamaan dengan itu, ekuitas naik menjadi Rp 1,24 triliun dari Rp 1,17 triliun pada akhir 2022.

"Dengan kinerja tahun 2023 yang baik dan penuh dengan potensi, perseroan optimis dalam menyusun rencana bisnis tahunan untuk 2024 dengan proyeksi target pertumbuhan penjualan bersih dan laba bersih masing-masing sekitar 13,4 persen dan 31,2 persen dari realisasi tahun 2023," lanjut Kambiyanto.

Investasi strategis di 6 lokasi Land Bank

Untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan, perseroan memiliki rencana pengembangan yang ambisius dengan memanfaatkan potensi dari 6 lokasi Land Bank yang sudah dimilikinya. Dari estimasi rencana belanja modal Perseroan tahun 2024 sebesar Rp 260 miliar, belanja modal sebesar Rp 104 miliar telah direalisasikan untuk perolehan Land Bank dan juga proses konstruksi.

Pendanaan atas belanja modal tersebut berasal dari dana internal dan fasilitas pinjaman bank dengan bunga yang kompetitif yang telah diperoleh perseroan. Lokasi-lokasi ini akan menantikan pengembangan lebih lanjut untuk memperluas cakupan perseroan, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, memberikan pengalaman berbelanja yang berkesan, dan dapat memberikan nilai tambah terbaik.

"Perseroan yakin bahwa ekspansi ini akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat, dengan menciptakan peluang pekerjaan dan memberikan akses lebih luas kepada produk berkualitas," pungkas Kambiyanto.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore