
Pengrajin dodol tengah menyiapkan Dodol Betawi yang dipesan pelanggan
JawaPos.com - Menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, umat muslim di Indonesia sibuk untuk mempersiapkan segala hal untuk merayakan hari kemenangan.
Selain mempersiapkan baju baru, masyarakat juga sibuk untuk menyiapkan makanan hingga kue lebaran.
Tak terkecuali dalam tradisi masyarakat Betawi di Jakarta. Setiap momen lebaran, sajian makanan dodol betawi seakan tak terpisahkan dalam setiap persamuhan lebaran.
Kue berbahan dasar beras ketan dan gula merah itu ternyata masih banyak diminati masyarakat, di tengah banyaknya kreasi kue lebaran kekinian.
Salah satunya produsen Dodol Betawi Bang Ezha yang berlokasi di Jalan Raya Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Di saat momen menjelang Idul Fitri Tahun ini, dodol betawi Erzha banyak dicari para pelanggan. Dari jauh hari, pelanggan sudah mulai memesan dodol betawi racikannya itu.
Kepada wartawan, pria 37 tahun itu menceritakan jika dodol betawi buatannya tersebut merupakan warisan dari orangtuanya. Mulanya, Erzha yang saat itu masih remaja membantu sang nenek ngaduk dodol.
Seiring berjalan waktu, sang nenek tak lagi sanggup untuk memproduksi dodol betawi. Dari situ, Ezha mulai meneruskan usaha sang nenek.
"Kan dia (mak haji) dagang tuh, ya udah lah saya kan bantuin dia mulu di dapur udah saya bikin dah dikit-dikit, eh saya posting di WA eh ada yang mau," katanya kepada wartawan di lokasi, Kamis (4/4/2024).
Dalam sehari, Ezha mengaku memproduksi sebanyak 10 kilogram dodol betawi. Kegiatan itu ia lakukan sendiri, sesekali dibantu sang adik.
"Ya 12 kilo full ya. Tapi karena saya ngaduk sendiri hampir tiap hari jadi saya bikin 10 kilo aj," katanya.
Erzha menjual dodol betawi per besek seharga Rp60 ribu. Selain itu, dirinya juga menyediakan dodol cina yang dijual Rp 35 ribu per item.
Banjir Orderan
Menjelang lebaran ini, permintaan dodol betawi milik Erzha meningkat drastis. Sampai-sampai, dirinya menolak beberapa pesanan karena tak sanggup untuk memproduksi dodol.
"Udah over, pada pesen saya cancelin (batalin) udah. Tenaganya udah gak kuat orang ngaduk sendiri doang," tukasnya.
Saat disinggung mengenai omzet, Erzha malu-malu untuk menyebut bilangan. Meski begitu, Ia mengaku bersyukur masih bisa menyukupi kebutuhan keluarganya saat momen lebaran ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
