Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 November 2018 | 12.30 WIB

7 Cara Gampang Lolos Wawancara Kerja

Ilustrasi wawancara kerja - Image

Ilustrasi wawancara kerja


Kebanyakan pelamar memilih posisi kerja secara asal-asalan, yang penting tidak menganggur. Hal ini justru tidak baik.


Apabila pelamar tidak mempertimbangkan kemampuan dirinya terhadap posisi yang dilamar, 85% hasilnya akan menjurus pada kegagalan. Sebab perusahaan mencari orang sesuai kualifikasi, bukan secara acak.


Jika Anda lolos ke tahap wawanacara, buka kembali CV yang pernah dituliskan dan pahami posisi kerja yang dilamar. Sesuaikan dengan mekanisme tata kelola di perusahaan, agar jawaban yang diberikan nantinya sesuai dengan ekspektasi pewawancara kerja.


5. Menjaga Kontak Mata


Rasa gugup yang berlebihan menimbulkan rasa takut ketika berhadapan dengan lawan bicara. Sebagian besar memilih berbicara sambil menunduk atau melihat ke berbagai arah daripada menjaga kontak mata dengan si pewawancara.


Padahal berbicara sambil menatap mata dapat membangun chemistry yang kuat demi membangun ketertarikan. Selain itu akan menambah rasa percaya dalam diri.


Kontak mata yang diberikan sebaiknya natural, tetapi tetap menunjukkan sikap antusias kepada lawan bicara. Hindari kontak mata yang terlalu intens agar pewawancara tidak risih dan tetap nyaman saat berkomunikasi dengan Anda.


6. Sampaikan Kelebihan Diri Anda


Perusahaan mencari pelamar yang memiliki kelebihan dalam bidang tertentu. Kelebihan diri dapat dijadikan sebagai nilai jual untuk mengalahkan para pesaing yang melamar di posisi yang sama.


Sampaikan kelebihan diri Anda saat tahap interview kerja berlangsung. Misalnya mampu mendesain, mengedit video, public speaking, manajemen dan lain sebagainya.


Kelebihan yang disampaikan sebaiknya sesuai dengan posisi kerja yang dilamar untuk memperbesar kesempatan lolos wawancara dan memudahkan Anda saat menjalani posisi tersebut nantinya.


7. Bertanya Bila Kurang Jelas


Pelamar wajib memahami setiap kalimat yang disampaikan oleh pewawancara untuk memudahkan pelamar saat menjawab pertanyaan nantinya. Jangan ragu untuk bertanya apabila ada hal yang kurang jelas.


Sampaikan pertanyaan tersebut ketika pewawancara selesai berbicara. Hindari sikap nyerocos saat berbicara. Sikap ini justru menjadi bumerang bagi diri sendiri. Bukannya dipersilakan berbicara, Anda malah dipandang sinis oleh pewawancara.


Jangan Pernah Menyepelekan Hal-Hal Kecil

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore