Ilustrasi: Kasta tertinggi iPhone 15, varian Pro Max.
JawaPos.Com -Karyawan Apple di Prancis dikabarkan mengelar aksi mogok kerja.
Di tengah ramainya kabar peluncuran ponsel Apple terbaru, para karyawan justru mengumumkan rencana mogok kerja.
Alhasil, benarkah kabar peluncuran ponsel Apple terbaru yakni, iPhone 15 dirumorkan tertunda, akibat aksi mogok kerja tersebut?
Dilansir dari Reuters, Minggu (24/9), rencana mogok kerja karyawan Apple telah dimulai dari tanggal 22-23 September kemarin. Tidak menutup kemungkinan, hal ini menjadi masalah baru bagi raksasa teknologi di Prancis utamanya dalam masalah penjualan.
Meski demikian, karyawan yang melakukan aksi moggok kerja mengaku hanya menuntut kenaikan gaji mengingat kenaikan inflasi di negara mereka.
“Kami merupakan orang-orang yang menghasilkan kekayaan bagi Apple, oleh karena itu saya pikir kami pantas mendapatkan perlakuan yang lebih terhormat dibandingkan apa yang kami terima saat ini,” kata Anais Durel, salah satu karyawan Apple berusia 36 tahun yang telah bekerja selama 10 tahun.
Baca Juga: Demand Tinggi, Pengiriman iPhone 15 Varian Pro Max Secara Global Diprediksi Bakal Tertunda
Sementara itu, seorang pejabat serikat pekerja CGT mengatakan bahwa "beberapa ratus" staf ritel Apple France yang berjumlah sekitar 2.300 orang telah berpartisipasi dalam pemogokan tersebut.
Dia menambahkan bahwa semua toko Apple di France tetap buka pada hari Jumat, meskipun dengan jumlah staf yang lebih sedikit.
Kemudian, serikat pekerja Apple termasuk CGT, Unsa, CFDT dan Cidre-CFTC, juga berencana melakukan mogok kerja pada hari Sabtu, (23/9).
Pihaknya mengatakan karyawan yang melakukan mogok kerja karena permintaan kenaikan gaji sebesar 7% untuk mengkompensasi inflasi, dan justru berakhir pembekuan perekrutan selama berbulan-bulan.
Sementara itu, manajemen tidak ingin menawarkan kenaikan lebih dari 4,5%, kata pejabat serikat pekerja.
Terkait aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan Apple, mereka juga mengungkapkan banyaknya pekerja yang mengalami kesulitan.
“Inflasi masih cukup buruk. Banyak pekerja yang mengalami kesulitan,” kata Tarek, ketua serikat pekerja CGT yang menolak menyebutkan nama belakangnya.
Meski demikian, karyawan menyebutkan aksi mogok kerja yang mereka lakukan tidak bertujuan memblokir penjualan iPhone.
Baca Juga: iPhone 15 Series Sudah Hadir di Singapura, Dijual dengan Harga Segini
“Tujuannya sama sekali bukan untuk memblokir penjualan iPhone, tujuannya adalah untuk menyadarkan situasi ini,” tambahnya.
Ketua serikat pekerja mengatakan para pekerja melakukan hal tersebut dengan tujuan untuk menyoroti kondisi yang buruk termasuk kontrak yang tidak memberikan kompensasi kepada mereka untuk bekerja pada akhir pekan atau malam hari.
“Kami telah berbicara sejak bulan Agustus dengan rekan-rekan kami yang melakukan pemogokan di Perancis. Di Spanyol, tidak seperti mereka, tidak semua serikat pekerja setuju untuk melakukan pemogokan,” kata Pablo Paredes, pemimpin serikat pekerja CNT Apple, mengatakan kepada Reuters.
***

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
