
Photo
JawaPos.com – Wismilak melalui Wismilak Foundation kembali menggelar Diplomat Success Challenge (DSC) ke-10, kompetisi kewirausahaan yang memberikan peluang kepada kaum muda menjadi wirausaha sukses lewat pengembangan ide-ide kreatif mereka.
“Diplomat Success Challenge ke-10 ini merupakan komitmen Wismilak memperkuat kewirausahaan di Indonesia. Target pertumbuhan wirausaha memang penting, tapi tak kalah penting juga adalah bagaimana agar para pelaku wirausaha tersebut siap menghadapi tantangan industri 4.0.”, ujar Doni Arya selaku perwakilan PT Wismilak Inti Makmur Tbk. dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16/5).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program DSC tahun ini akan bekerja sama dengan Coworking Indonesia, penggerak komunitas kewirausahaan dan ekonomi Indonesia melalui coworking. Saat ini Coworking Indonesia telah menjangkau 45 kota di Indonesia.
"Coworking space adalah salah satu wadah paling efektif untuk menumbuhkan jejaring, keahlian dan kesempatan untuk tumbuh bagi wirausaha," ungkap Faye Alund, Presiden Coworking Indonesia.
Tidak hanya hibah modal usaha dengan total sebesar Rp 2 milliar yang akan diberikan kepada finalis terpilih sesuai dengan kebutuhan usaha, program DSC ke-10 ini juga memberikan kesempatan kepada peserta terpilih untuk mendapatkan pendampingan atau mentoring untuk membangun pola pikir usaha yang sukses sebagai bagian dari pengembangan usaha berkelanjutan.
Nantinya, para finalis akan mendapatkan mentoring dari Michael Tampi (Venture Capitalist &Angel Investor) , Muhammad Aga (Co-Founder Coffee S.M.I.T.H, Roaster, IBC Champion 2018), Pangeran Siahaan (Founder& CEOAsumsi.co) dan Dr. Dina Dellyana (Dosen SBM ITB, Entrepreneur, Musisi). Para mentor inilah akan mendampingi finalis terpilih selama masa inkubasi agar dapat menyiapkan rencana bisnis dan menerapkannya secara tepat.
Doni Arya menyebutkan pendaftaran DSC ke 10 telah dilakukan dan akan berakhir 17 Agustus 2019 diharapkan dapat menjaring sebanyak mungkin ide-ide bisnis kreatif dan sesuai trend dari calon-calon wirausahawan muda di seluruh Indonesia.
Berbeda dengan kompetisi kewirausahaan lainnya, DSC|X 2019 menyediakan jejaring kerja dan kolaborasi yang melibatkan alumni DSC atau disebut juga Diplomat Entrepreneur Network (DEN). Dengan demikian mampu membuka peluang dan potensi usaha lebih besar melalui keterhubungan dalam jaringan alumni tersebut.
Dua dari peraih modal usaha DSC tahun 2018 dan 2017 yaitu Ryan Adham Saputra peraih modal usaha DSC 2018 dan pemilik Snazzy Boom dan Sandra Lesmana pemenang DSC 2017 dan pemilik Warung Papeda telah mampu mengembangkan usaha dan menjadi alumni DSC yang sukses.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
