
Pameran produk kulit di event IAM MBtech.
Jawapos.com – Industri synthetic leather masih tetap menjanjikan sebagai lahan bisnis. Sebab, sekarang sudah semakin banyak jok mobil, motor, maupun home interior yang memanfaatkan pelapis kulit sintetis untuk mempercantik tampilannya.
Melihat pasar yang cukup luas, PT Polystar International selaku perusahaan penyedia synthetic leather dengan brand MBtech, optimistis mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan sekitar 5 – 10 persen tahun ini.
Direktur PT Polystar International Setiyanto menjelaskan, demand permintaan kulit sintetis sejauh ini masih menunjukkan tren yang positif. Terutama di segmen interior mobil. ”Karena memang sejak tahun 2002 basic kami adalah produk synthetic leather untuk jok mobil. Makanya kategori tersebut yang menjadi penopang sales Mbtech selama ini,” ujarnya, Jumat (22/3).
Namun, mulai tahun lalu MBtech telah agresif mengembangkan produk synthetic leather untuk sepeda motor, public area, dan juga public transport.
Menurut Setiyanto, permintaan kulit sintetis belakangan ini cukup tinggi justru di kategori tempat umum seperti kafe, bandara, rumah sakit, dan hotel. Kemudian tidak ketinggalan kendaraan umum seperti bis dan kereta api juga mulai banyak yang pakai pelapis kulit untuk interiornya.
Akibatnya, komposisi antara konsumen di segmen otomotif dan non otomotif MBtech saat ini sudah fifty – fifty.
”Terus terang saja dengan kami melakukan penetrasi produk di luar otomotif seperti itu, membuat kinerja kami bisa tetap stabil sampai sekarang meskipun pasar otomotif sedang menurun,” ungkapnya.
Nah, untuk terus menggenjot pertumbuhan penjualannya, MBtech tahun ini akan menerapkan beberapa strategi. Antara lain aktif berpartisipasi dalam berbagai kontes otomotif, mengikuti beragam pameran, hingga mendevelop beberapa produk baru.
”Contohnya sekarang ini kami menjadi sponsor utama dalam event Indonesia Automodified MBtech 2019. Kami merasa potensi yang dimiliki Indonesia dalam hal industri modifikasi itu sangat besar, kami harap dengan adanya penyelenggaraan ini dapat memacu anak muda untuk lebih kreatif lagi,” tuturnya.
Ia juga menerangkan, event Indonesia Automodified MBtech 2019 yang diselenggarakan tanggal 23 – 24 Maret di Tunjungan Plaza Surabaya itu memiliki beragam jenis kontes. Salah satunya adalah kontes modifikasi jok dan interior mobil. Penilaiannya mencakup konsep, orisinalitas ide, kreativitas, kualitas, kebersihan bahan, sampai kerapihan.
”Kami ingin lewat kegiatan seperti ini bisa mengedukasi masyarakat bahwa mobil, motor, sampai tempat umum sekalipun bisa dipercantik dengan kulit sintetis,” imbuh Setiyanto.(car)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
