
Presiden Jokowi dalam debat kedua capres 2019.
JawaPos.com - Debat capres kedua antara calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menjadi perbincangan hangat sejak Minggu (17/2) malam. Ada hal menarik dari debat keduanya, yakni perihal unicorn.
Dalam debat tersebut, Prabowo Subianto sempat bingung dengan pertanyaan Joko Widodo terkait unicorn. "Maksudnya yang apa itu? Yang online-online itu?" kata dia kemarin.
Menarik jika berbicara mengenai unicorn Indonesia. Perlu diketahui, unicorn merupakan sebutan yang disematkan pada startup atau perusahaan rintisan yang bernilai di atas USD 1 miliar (setara Rp 14,1 triliun).
Di Indonesia saat ini, ada empat unicorn yang sudah masuk ke dalam kategori tersebut. Dia adalah Bukalapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek. JawaPos.com coba mengulasnya satu per satu:
1. Bukalapak
Perusahaan yang didirikan pada 10 Januari 2010 oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid di sebuah rumah kos di Bandung, Jawa Barat, sebenarnya merupakan nama terakhir dari unicorn Indonesia setelah Gojek, Traveloka, dan Tokopedia.
Model bisnis dari Bukalapak itu sendiri merupakan customer-to-customer (C2C). Bukalapak menyediakan sarana penjualan dari konsumen-ke-konsumen yang memungkinkan setiap penggunanya dapat menjadi penjual atau pembeli. Pengguna perorangan ataupun perusahaan dapat membeli dan menjual produk, baik barang baru maupun bekas, seperti sepeda, perlengkapan bayi, gawai (gadget), komputer, perlengkapan rumah tangga, busana, elektronik, dan lain-lain.
Saat ini, valuasi Bukalapak diperkirakan sudah mencapai Rp 15 triliun.
2. Gojek
Perusahaan aplikasi ini menjadi yang pertama mendapat gelar unicorn di Tanah Air. Berbagai kontroversi mewarnai perjalanan perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim. Meski begitu, perusahaan ini terus melenggang dan berkembang pesat.
Pada 2016, perusahaan itu mendapat dana tambahan senilai USD 550 juta atau setara Rp 7,2 triliun, pada 4 Agustus 2016. Setahun berselang, Gojek kembali mendapat suntikan modal sebesar USD 1,2 miliar dari Tencent Holding dan JD.com.
Hal itu membuat Gojek memiliki valuasi mencapai USD 1,75 miliar, sehingga menjadi yang tertinggi di antara unicorn di Indonesia.
3. Tokopedia
Perusahaan yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison ini menjadi perusahaan kedua setelah Gojek yang mendapat gelar unicorn. Kesuksesannya dalam melakukan berbagai inovasi dan terobosan membuat perusahaan yang memiliki warna khas hijau ini mendapat kepercayaan banyak investor.
Alibaba menjadi salah satu investor yang memberikan suntikan terbesar untuk Tokopedia, yakni senilai USD 1,1 miliar pada 17 Agustus 2017.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
