
Ilustrasi
JawaPos.com - Juru bicara PT Indo Beras Unggul (IBU), Jo Tjong Seng menyebut, pihaknya tidak ikut terlibat dalam menentukan harga beras produk Maknyus dan Cap Ayam Jago di tingkat konsumen.
Menurut dia, harga mahal yang terjual di outlet merupakan keputusan dari toko retail itu sendiri.
Menurutnya, perseroan telah memperhatikan harga sesuai dengan mekanisme pasar. Dengan demikian, PT IBU menolak produk yang mereka pasarkan telah dicurangi harganya.
"Kami memperhatikan mekanisme pasar seperti pembelian gabah, penjualan beras pun kami mengikuti mekanisme pasar. Dalam penjualan itu pasti ada harga dalam kompetisi pasar," ujarnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (25/7).
"Perlu ada pemahaman yang dibeli konsumen dengan harga Rp 13 ribu dan Rp 20 ribu itu di toko atau outlet dimana mereka membelinya. Sementara bisnis kami B to B (Bussines to Bussines), jadi keputusan harga bukan di kami melainkan di konsumen tempat mereka membeli di outlet," sambungnya.
Lanjut dia, ketika konsumen sudah membeli produk di outlet tersebut, maka konsumen telah menyetujui harga barang yang dijual. "Ada kesepakatan antara pembeli dan penjual ketika sepakat membeli itu berarti itu selesai," kata dia.
Terkait harga lebih tinggi dari Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag), Jo menghargai ketentuan tersebut. Hanya saja, pihaknya meminta agar para pelaku usaha di industri pangan diberi waktu untuk penyesuaian melalui sosialisasi.
"Kami juga berharap para industri dan pelaku yang terlibat itu diberi waktu untuk diberi penjelasan dan diskusi supaya semangat menjalankan HET (Harga Eceran Tertinggi) bisa berjalan," tandasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
