Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2017 | 18.56 WIB

Harga Ayam Potong Merangkak Naik, Pedagang Menyebut Ini Penyebabnya

Ilustrasi pedagang ayam potong menjajakan dagangannya di sebuah pasar tradisional - Image

Ilustrasi pedagang ayam potong menjajakan dagangannya di sebuah pasar tradisional

JawaPos.com - Menjelang tutup tahun 2017 harga ayam kembali merangkak naik. Para pedagang ayam mengaku, kenaikan telah terjadi sejak awal Desember. Dari pantauan JawaPos.com di Pasar Lenteng Agung, Jakarta, kenaikan harga daging ayam terjadi karena stok ayam dari peternak berkurang.


"Harga ayam sendiri, kalo yang kecil Rp 28.000 - Rp 30.000 per ekor. Untuk ayam besar, harganya Rp 45.000 - Rp 50.000 per ekor," kata Bambang, salah satu pedagang ayam, Kamis (28/12).


Bambang menambahkan, harga ayam sendiri normalnya Rp 25.000 untuk yang kecil. Sementara untuk yang besar, seharga Rp 45.000.


"Ayam lagi susah sekarang, kenaikan harga karena pasokan berkurang. Harga telur saja naik, otomatis harga ayam naik," ungkapnya.


Salah satu pedagang ayam lainnya, Tumiran, menjual ayam dengan harga Rp 30.000 - Rp 40.000. Ia juga mengungkapkan, harga ayam ini sedang naik. "Kalau harga normal ayam sendiri saya jual Rp 40.000 untuk yang besar. Ayam yang kecil Rp 27.000," bebernya.


Namun, Tumiran juga mengungkapkan, meski harga ayam naik, penjualan ayamnya sendiri masih normal.


"Stabil saja, tidak ada penurunan pembeli. Tahun lalu juga seperti ini, ada kenaikan harga tapi penjualan tetap normal. Mungkin karena hari besar, ya," jelasnya. 

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore