Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2017 | 08.40 WIB

Produksi Pertamina EP Asset 4 Capai 120 Persen Berkat Poleng dan Tapen

Pengeboran Minyak - Image

Pengeboran Minyak

JawaPos.com - Anak usaha PT Pertamina (EP), PT Pertamina EP berhasil meningkatkan produksinya hingga 120 persen dengan adanya penambahan dari lapangan Poleng dan Tapen. Saat ini, produksi kedua lapangan tersebut mencapai 14.744 barel per hari, melampaui target yang dipatok sebanyak 12.255 barel per hari.


"Dengan keberhasilan pemboran di dua lokasi ini membawa Asset 4 mencapai produksi 120,3 persen dari target 2017 sebesar 12.255 barel per hari (bph) dengan kumulatif produksi per tanggal 11 november 2017 mencapai 14.744 bph dan produksi gas mencapai 157,19 Juta Kaki Kubik Gas Per Hari (MMSCFD)," ujar General Manager Asset 4 Didik Susilo dalam keterangannya, Selasa (28/11).


Melalui unit operasional Pertamina EP Asset 4 di Poleng Field, Pertamina EP berhasil menyelesaikan pemboran sumur POL-N2. Pemboran Sumur POL-N2 merupakan pemboran perdana offshore PT Pertamina EP. Pemboran yang terletak di lepas pantai Laut Jawa dilakukan selama 47 hari menggunakan Rig Ensco 67 dengan kedalaman 8.696 ft.


Pemboran ini merupakan pemboran eksploitasi dengan jenis pemboran horizontal. Keberhasilan pemboran offshore sumur POL-N2 dapat diselesaikan secara aman dengan hasil produksi melebihi target sebesar 744 Barel Per Hari (BOPD) dan gas 1,07 Juta Kaki Kubik Per Hari (MMSCFD).


"Keberhasilan pemboran poleng adalah merupakan kerjasama team yang sangat solid antara Management Asset 4, Poleng Field, DWO, EPT dan arahan Management PEP Jakarta sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana, hal ini membuktikan bahwa Pertamina EP mampu mengelola pemboran sumur offshore," katanya.


Manajer Poleng Field Charles P Siallagan menambahkan pemboran POL-N2 dapat diselesaikan lebih cepat dari target. Hal ini menjadi bukti Asset 4 Poleng Field mampu melakukan cost effectiveness yang telah dicanangkan.


"Dengan waktu pemboran lebih cepat Asset 4 Poleng Field mampu menekan biaya RKAP hingga 75 persen. Pemboran sumur POL-N2 yang semula dianggarkan sebesar sekitar USD 15,5 Juta realisasi biaya mampu ditekan menjadi sekitar USD 11,6 Juta," tambah Charles.


Tdak hanya berhasil di pemboran POL-N2, Pertamina EP Asset 4 juga menunjukkan kepiawaiannya untuk pemboran di darat. Dalam hal ini pemboran sumur TPN-4 yang berlokasi di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo Kecamatan Senori Kabupaten Tuban Jawa Timur, juga berhasil mendapat produksi baru dengan hasil uji kandung minyak sekitar 250 BOPD pada jepitan 40/64.


"Sumur yang mulai di bor sejak 15 Oktober 2017 ini selesai dikerjakan dengan kedalaman sumur mencapai sekitar 2,022 meter dan waktu pekerjaan yang lebih cepat dari target yaitu 31 hari serta membutuhkan biaya lebih efisien 25 persen dari anggaran yang disetujui SKK Migas sekitar USD 4,2 juta," jelas Manajer Cepu Field Heru Irianto.


Heru mengatakan pekerjaan di struktur Tapen dilanjutkan dengan pemboran di titik sebelahnya yaitu Tapen 5 yang berjarak tidak jauh dari titik sumur Tapen 4. Hal ini untuk memenuhi komitmen kami dalam ketahanan produksi migas nasional.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore