Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Desember 2017 | 03.15 WIB

Planter Craft dan Rencana Karakter Animasi

Faldi Adisajana dan boneka lumutnya. - Image

Faldi Adisajana dan boneka lumutnya.

JawaPos.com - Faldi Adisajana sudah punya rencana terhadap boneka-boneka lumutnya. Bentuk yang unik dan menggemaskan membuatnya ingin menjadikannya sebagai karakter dalam film animasi pada 2019.


”Entah punya program sendiri di TV atau YouTube agar anak-anak kenal dengan boneka lumut. Tetapi, memang lebih cepat jika menggunakan sarana YouTube,” ujar pemilik Planter Craft yang memproduksi boneka lumut itu.


Dia ingin cerita yang ditampilkan karakter boneka lumut memuat hal positif. Dengan begitu, hal itu bisa menjadi media pembelajaran bagi anak-anak yang menonton kisahnya.


Pria yang lulus kuliah pada awal 2017 tersebut ingin karakter boneka lumut miliknya bisa sekuat karakter boneka tangan yang terkenal di Indonesia. ”Jadi, bisa melekat di benak anak-anak maupun orang banyak,” imbuhnya.


Beberapa kali Faldi hendak dipertemukan dengan animator. Namun, dia belum siap. ”Meski begitu, saya sangat terbuka jika memang ada yang berminat,” kata pria yang berulang tahun setiap 18 Oktober tersebut.


Rencana karakter boneka lumut memang sejalan dengan pasar bisnis itu. Selain penyuka tanaman, pembeli Planter Craft berasal dari kalangan anak-anak. Bentuknya yang lucu cukup mampu menjadi daya tarik.


Perawatannya cukup mudah. Hanya perlu direndam dalam air selama 3–5 menit setiap dua kali seminggu. Tanaman itu sebaiknya disimpan di tempat yang terpapar sinar matahari. ”Tanaman di atasnya pun bisa tumbuh membesar jika sudah bertahun-tahun,” terangnya.


Ada yang unik dalam pembelian boneka lumut. Setiap konsumen akan mendapatkan sertifikat adopsi. Fungsinya, pembeli sadar bahwa yang dibeli adalah tumbuhan hidup yang harus dirawat. Bukan benda mati.


Selain rencana animasi boneka lumut, Faldi ingin membuat planetarium tanaman hias terbesar di Indonesia dalam 5 tahun ke depan. ”Kalau di Korea Selatan kan, tanamannya dibentuk boneka lucu dan berukuran besar. Terinspirasi dari sana,” katanya.


Penyuka traveling itu kini terus berfokus mengembangkan bisnis agar bisa mewujudkan mimpinya. ”Saya terus berusaha meminimalkan risiko dan melihat peluang. Harus memiliki ilmu saat memulai bisnis. Jangan hanya yang penting punya modal, lalu terjun ke bisnis,” tandasnya. (*)



Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore