Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Desember 2017 | 00.27 WIB

Kuota Gas Melon Membengkak, Pertamina Nombok Rp 1 Triliun

Gas elpiji 3 Kg - Image

Gas elpiji 3 Kg

JawaPos.com - Kebutuhan akan elpiji 3 kg kian membengkak. Dampaknya, kelangkaan gas melon di sejumlah wilayah terjadi. Hal itu juga terlihat dari kebutuhan gas hingga akhir tahun yang melebihi target Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017.


Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero), Muchammad Iskandar mengatakan, kebutuhan dan penyaluran gas 3 Kilogram (kg) tahun ini mencapai 6,29 juta metrik ton. Jumlah ini melebihi kuota yang ditetapkan dalam APBN 2017 yang sebesar 6,19 juta metrik ton.


Selain itu, diperkirakan penyaluran gas 3 kg melebihi kuota 1,6 persen atau sekitar 200.000 metrik ton. Hal itu berdampak pada keuangan BUMN Migas itu.


"Kalau 1,6 persen kurang lebih 200.000 metrik ton kan ya. Itu sekitar Rp 1 triliun kekurangan pagu anggarannya. Itu yang kita khawatirkan. Kami perlu komunikasi dengan pemerintah," ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (8/12).


Meski terbebani, lanjut Iskandar, pihaknya tidak akan mengurangi komitmen dalam penyediaan elpij subsidi untuk masyarakat. Hanya saja, pihaknya mengaku khawatir bahwa beban itu akan semakin memberatkan margin perseroan.


"Ini enggak ada kaitannya dengan langka. Tetap kita penuhi kan. Volumenya bukan terus kita rem supaya kuota, enggak. Cuma ini risikonya ada di kita, Pertamina. Khawatirnya enggak cukup anggarannya ini. Ini kan kaitannya dengan pagu anggaran," tutupnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore