Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2018 | 16.34 WIB

Sensasi Horor di Kampung Keramat Kota Malang

PERESMIAN : Wali Kota Malang Moch Anton saat meresmikan Kampung Kramat, Selasa (13/2). - Image

PERESMIAN : Wali Kota Malang Moch Anton saat meresmikan Kampung Kramat, Selasa (13/2).

JawaPos.com - RT 07/RW 03 Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), kental dengan nuansa horor. Kampung terletak di dekat salah satu kawasan pemakaman terluas di Kota Malang. Yakni, Makam Kasin.


Di area pemakaman tersebut ada makam seorang tokoh masyarakat. Adalah pendiri Pondok Pesantren Darul Hadits Kota Malang Habib Abdul Qadir bin Faqih. Terdapat 70 kepala keluarga (KK) warga RT 07 RW 03 yang menggunakan area makam sebagai tempat tinggal.


Letak geofrafis itulah yang kemudian dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menambah kampung tematik. Kawasan Kelurahan Kaliasin disulap menjadi Kampung Keramat.


Wali Kota Malang Moch Anton Anton menyampaikan, kampung sebagai ruang yang dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan kota kreatif. "Keberadaan kampung menjadi fondasi dalam struktur perkembangan kota. Sangat berperan dalam perekonomian kota dengan pendekatan ekonomi kreatif dan pariwisata," papar Anton di sela peresmian Kampung Kramat, Selasa (13/2).


Sebagai salah satu wujud dari ruang kreatif kota, kampung harus memiliki identitas dan kekhasan sebagai tempat yang mandiri, serta mendukung konsep dari suatu kota kreatif. "Satu di antaranya ya Kampung Keramat Kelurahan Kasin ini," lanjut Anton.


Dengan melihat konsep yang diambil warga Kelurahan Kasin, ada sebuah filosofi yang harus dipahami bersama. Yakni, setiap manusia yang hidup di dunia pasti akan meninggal.


"Untuk itu mumpung masih diberi kesempatan untuk menjalani hidup, hendaknya harus senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," tutur Anton.


Wisatawan yang berkunjung ke Kelurahan Kaliasin akan disambut gapura bertuliskan Kampung Keramat. Kemudian wisatawan masih harus melewati jalan paving stone selebar satu meter. Di sepanjang jalan menuju kampung ada beberapa rangka besi berhias ban-ban bekas yang diwarna-warni.


Beberapa tembok rumah pun terdapat mural dengan gambar-gambar dan tulisan bernuansa horor. Selain bisa menikmati sensasi horor, pengunjung juga bisa membawa oleh-oleh kerajinan khas Kampung Keramat. Seperti gantungan kunci berbentuk pocong.


Hadirnya Kampung Keramat semakin menambah pilihan destinasi wisata kampung tematik di Kota Malang. Beberapa kampung tematik yang sudah ada saat ini antara lain Kampung Warna-warni, Kampung Tridi, Kampung Biru Arema, serta kampung tematik lainnya yang lebih dulu hadir.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore