
LARIS: Produksi dupa di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
JawaPos.com - Dupa atau hio wangi merupakan salah satu item yang identik saat perayaan Imlek. Aroma wangi yang dari batang ini akan segera tercium begitu masuk atau melintas di sekitar Klenteng.
Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), memiliki Kecamatan sebagai produksi dupa. Adalah di Kecamatan Wagir. Warga tiga desa di kecamatan tersebut memproduksi dupa. Yakni, Desa Gondowangi, Desa Petungsewu dan Desa Bedalisodo.
Kesibukan sudah terlihat di setiap industri rumahan yang memproduksi dupa sejak Januari lalu. Salah satunya industri rumahan yang menamakan diri MDN. Sebanyak 12 pekerja perempuan sibuk meramu bahan dupa kemudian melapisi bilah bambu yang mereka sebut stik.
Setiap pekerja perempuan mampu memproduksi hingga 80 kilogram dupa per hari. Artinya selama sehari, produksi dupa di pabrik ini mencapai 960 kilogram.
Mandor industri dupa, Yudi, 27, menjelaskan, mereka sudah mulai banyak permintaan dupa menjelang Imlek tahun ini. Sejak Januari, mereka disibukkan dengan pesanan dupa yang mencapai berton-ton banyaknya. Seminggu, dapat produksi hingga 24 ton dupa.
"Sekarang pengiriman seminggu bisa tiga kali. Setiap sekali kirim banyaknya satu truk. Beratnya delapan ton dupa," kata Yudi kepada JawaPos.com ditemui di pabrik dupa MDN, Selasa (13/2).
Pada hari biasa atau sedang ada perayaan tertentu, permintaan dupa tidak begitu banyak. Mungkin hanya mengirimkan dua ton dupa per minggu. Jika mendekati perayaan tertentu, permintaan bisa melonjak drastis hingga 12 kali lipat.
Biasanya, mereka mengirimkan hasil produksi dupa ke Bali dan Lombok. "Di Bali sudah ada pengepul. Nanti di sana, diberi wewangian baru sebelum didistribusikan ke daerah lain. Termasuk Malang. Kami produksi dupa masih mentah, belum ada wanginya," imbuhnya.
Wanginya bisnis dupa juga dialami Jasmaning, 50, warga Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir. Ia mampu memproduksi hingga sekitar 10 ribu batang dupa per hari. Seminggu mampu memproduksi 1,5 kuintal dupa siap jual.
Ketika mendekati momen perayaan tertentu, dia bisa memproduksi hingga 6 kuintal dupa. "Sehari kami bisa produksi antara 25 kilogram hingga 30 kilogram batang stik untuk dupa," jelas satu-satunya perajin dupa di Gondowangi itu saat ditemui di tempat produksinya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
