Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2018 | 02.34 WIB

Seniman Yogyakarta Sujud Kendang Tutup Usia

Sujud Sutrisno atau yang biasa dikenal dengan nama Sujud Kendang meninggal pada Senin (15/1) sekitar pukul 12.30 WIB di Rumah Sakit Wirosaban Kota Yogyakarta. - Image

Sujud Sutrisno atau yang biasa dikenal dengan nama Sujud Kendang meninggal pada Senin (15/1) sekitar pukul 12.30 WIB di Rumah Sakit Wirosaban Kota Yogyakarta.

JawaPos.com - Sujud Sutrisno meninggal pada Senin (15/1) sekitar pukul 12.30 WIB di Rumah Sakit Wirosaban Kota Yogyakarta. Seniman senior dari Yogyakarta yang biasa dikenal dengan sebutan Sujud Kendang tersebut dikenal dengan kerja kerasnya sebagai pengamen jalanan untuk menghidupi keluarganya.


Ia meninggalkan istri keduanya bernama Mamik Sumaryanti yang saat ini tinggal di daerah Badran RT51/11, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.


Ketua RT setempat, Benny Triyuwono mengatakan Sujud Kendang masih tetap aktif mengisi acara-acara baik dalam event di kampus maupun ketika ada agenda di kampung meski usianya sudah senja. "Kalau ada event atau kegiatan yang ngisi mesti beliau," katanya sewaktu ditemui di rumah duka.


Sujud Kendang yang lahir pada 20 September 1953 silam di Kabupaten Klaten Jawa Tengah itu merupakan keluarga dari latar belakang seniman. Ayahnya dikenal seniman colekan dan karawitan yang bernama Wiro Suwito.


Dirinya menjadi pengamen sejak kecil dengan membawa alat musik yang khas berupa kendang. Sujud diketahui pernah tampil di acara layar televisi serta dengan musisi-musisi papan atas.


Selain mengisi acara atau event, Sujud Kendang masih tetap aktif menjadi pengamen jalanan. Sampai akhirnya ia harus bolak-balik ke rumah sakit di Wirosaban ketika sebelum lebaran 2017 silam.


Sujud Kendang juga harus dioperasi pada awal Januari kemarin karena penyakit batu empedu yang dideritanya. Sampai 2 minggu tepat dirawat, Sujud akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (15/1) dan direncanakan akan dimakamkan pada Selasa (16/1) nanti di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Utara Laya Kecamatan Tegalrejo.


Istri keduanya, Mamik Sumaryanti mengatakan masa-masa akhir hidupnya, Sujud Kendang sempat berkeinginan untuk membuka warung kelontong. Namun sampai kini masih belum bisa tercapai. "Dia tidak pernah menyakiti hati perempuan," kenangnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore