Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Juni 2023 | 18.59 WIB

Ngantor di Desa Ujung Selatan, Bupati Ipuk Perkuat Penunjang Fasilitas Kesehatan

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi warganya saat menjalani program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). - Image

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi warganya saat menjalani program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa).

JawaPos.com–Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali menjalani program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), pada Selasa – Rabu (13–14/6). Kali ini Ipuk ngantor di desa ujung selatan Banyuwangi, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran.

Karena waktu tempuh cukup panjang menuju ke sana, Ipuk menginap terlebih dulu. Ipuk bermalam di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, yang bersebelahan dengan Desa Kandangan.

”Karena desanya bersebelahan, saya sempatkan pula menengok Ibu Yunita di Sukamade, dia baru saja melahirkan di rumah yang beritanya sempat viral beberapa waktu lalu. Saya menginap di Sukamade,” jelas Ipuk.  

Rumah Bersalin Pustu Sarongan itu diresmikan pada 2022. Sebelum ada rumah bersalin itu, fasilitas kesehatan untuk ibu hamil utamanya yang berisiko tinggi belum lengkap. Ibu hamil berisiko tinggi harus dirujuk ke RSUD Genteng yang lokasinya sekitar 50 km dari Desa Sarongan.

Berangkat dari kondisi itu, rumah bersalin tersebut dibangun di Desa Sarongan, yang bisa mencakup Desa Kandangan dan desa-desa di sekitarnya. Rumah bersalin itu memiliki fasilitas ruang nifas, ruang bersalin, ruang bayi, ruang KIA, ruang periksa, inkubator, USG, dan fasilitas lain.

”Ambulans ini untuk mendukung layanan kesehatan di rumah bersalin yang sudah didirikan di Desa Sarongan,” ujar Ipuk.

Apalagi sempat terjadi ibu hamil dari Dusun Sukamade harus diantarkan menggunakan Jeep milik warga menuju rumah bersalin. Ibu tersebut adalah Yunita Astriana, 32. Sebelumnya hari perkiraan lahir (HPL) anak ketiga Astri maju satu hari dari tanggal HPL. Astri dibawa ke rumah bersalin dengan diantar menggunakan Jeep milik warga, dan akhirnya Astri melahirkan di rumah bersalin.

Saat menginap di Dusun Sukamade, Ipuk menyempatkan mengunjungi Astri di rumahnya. ”Alhamdulillah ibu dan anaknya sehat,” ucap Ipuk.

Selain untuk warga Sarongan, ambulans tersebut juga bisa dimanfaatkan warga desa sekitar. Khusus untuk ibu hamil, warga bisa menghubungi petugas ambulans tiga hari sebelum prakiraan kelahiran atau saat ada gejala akan melahirkan

”Saat ini, pemkab juga akan melengkapi 30 puskesmas dengan USG untuk memantau kehamilan para ibu. Secara rutin, juga kami datangkan dokter ahli kandungan untuk memeriksa pasien di Puskesmas. Semoga para ibu hamil dan memiliki balita terus diberi kesehatan sehingga bisa terhindar dari risiko-risiko,” tutur Ipuk.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore