Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Agustus 2018 | 06.04 WIB

Pesona Gunungkidul, dari Gunung Purba hingga Cave Tuning

WISATA. Kawasan wisata Pantai Siung di Gunungkidul. - Image

WISATA. Kawasan wisata Pantai Siung di Gunungkidul.

JawaPos.com - Gunungkidul, dikenal sebagai kabupaten dengan tanah yang tandus. Wilayah tersebut hampir selalu menjadi langganan bencana kekeringan setiap musim kemarau. Namun di balik itu, banyak keindahan alam yang ditawarkan untuk dinikmati.


Dari mulai wisata sungai bawah tanah, goa, air terjun, cave tubing, embung, hingga deretan pantai indahnya. Dari berbagai tawaran wisata itu, berikut sedikit pesona alam dari Gunungkidul yang berhasil dirangkum.


Pertama, adalah Gunung Api Purba Nglanggeran di Kecamatan Patuk. Wisata ini lebih pada kenikmatan memandangi alam dari atas gunung.


Butuh sekitar 1 jam wisatawan ketika tertarik ingin naik ke puncak gunung api purba itu. Wisata alam ini sebenarnya sudah sejak belasan tahun silam, menjadi salah 1 sasaran pengunjung luar daerah menikmati akhir pekannya.


Namun, beberapa tahun terakhir mulai digarap oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Bahkan baru-baru ini, menurut Heru Purwanto, Bidang Pemasaran Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran juga dibangun suatu replika-replika artefak. Seperti kerangka hewan purba, Sarkofagus, maupun lainnya.


"Di sini, wisatawan juga bisa diajak untuk menikmati kehidupan tinggal di desa. Dapat belajar menanam padi, hingga mengolah buah coklat," katanya.


Selain wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, tak kalah menariknya yaitu cave tubing di Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Untuk dapat menikmati cave tubing, setiap pengunjung ditarik Rp 80 ribu dengan rute sekitar 700 meter yang menyusuri empat goa kalisuci, luweng glatik, goa glatik, dan terakhir luweng gelung dengan durasi 1,5 jam hingga 2 jam.


Ketua Pokdarwis Kalisuci Muslam Winarto mengatakan, dalam sistem pengamanan pihaknya telah memakai berbagai teknologi. Menggunakan jaringan internet untuk mendeteksi potensi banjir. Maupun alat-alat safety lainnya, seperti helm, rompi, serta pelatihan terhadap para guide dalam memandu


"Pemandu susur gua yang berjumlah 25 orang pun sudah dibekali keahlian khusus susur gua dan setiap dua bulan sekali dilakukan pelatihan ulang," katanya, Selasa (31/7).


Pengunjung dapat menikmati goa di bawah tanah dengan aliran sungainya. Wisawatan dapat menikmati pemandangan itu hingga sekitar 20 menit lamanya.


Selain 2 objek wisata itu, yang patut dicoba adalah menjelajahi kawasan pantainya. Salah satunya adalah Pantai Siung yang ada di Kecamatan Tepus.


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, tawaran bagi wisatawan yang ingin berlibur di sini, mereka dapat melihat panorama bebatuan karang serta perbukitan yang mengitarinya.


Ketika cuaca bersahabat, tempat ini juga menjadi salah satu lokasi camping. "Selain tempat camping, Pantai Siung kan juga dikenal dengan pasir putihnya," ucapnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore