
Masyarakat Tionghoa berburu perlengkapan Imlek
JawaPos.com — Sepuluh hari jelang Hari Raya Imlek, masyarakat Tionghoa mulai disibukkan dengan membeli pernak-pernik untuk menghiasi rumahnya. Toko penjual pernak pernik Imlek pun ramai diserbu.
Seperti halnya Toko Sukaraja di Teluk Betung, Bandar Lampung. Toko itu merupakan salah satu toko yang menjual perlengkapan Imlek.
Sejak memasuki toko ini, suasana imlek sangat terasa. Di depan toko, patung tangan maneki neko sudah mengayun-ngayun seolah mengajak masuk pengunjung.
Saat berada di dalam toko itu, kita akan melihat seluruh ruangan dipenuhi dengan benda-benda berwarna merah dan keemasan. Warna itu memang warna khas Imlek. Tak hanya itu saja, aroma khas kertas dupa juga ikut menyeruak saat memasuki toko ini.
Untuk Imlek tahun anjing ini, Cing Cing pemilik Toko Sukaraja mengaku, dirinya menyediakan berbagai keperluan Imlek. Tak hanya hiasan, tetapi ada juga jenis makanan.
“Ada permen, angpau, kue keranjang, kembang api, dupa dan masih banyak lagi,” katanya, Selasa (6/2).
Sampai saat ini, barang yang paling banyak dicari orang menurut Cing-Cing adalah angpau, lilin dan kue keranjang. Untuk angpau Cing-Cing menjualnya seharga Rp. 10 ribu per sepuluh lembar. Sedangkan kue keranjang dibandrol sekitar Rp. 35 ribu perbiji.
“Gambar angpau tiap tahun beda-beda. Tergantung dengan Imlek apa. Jadi pasti rame yang beli,” jelasnya.
Menurut Cing-Cing pembeli akan bertambah ramai saat tiga hari sebelum imlek.
Salah satu pembeli di Toko Sukaraja, Liem Kwang, 56, mengatakan, Ia mengaku membeli dari jauh-jauh hari karena takut kehabisan stok. Apalagi, toko yang menjual pernak-pernik Imlek hanya ada dua di Bandarlampung.
“Kita beli jauh-jauh hari. kalau deket-deket Imlek kita dapet sisanya nanti,” katanya.
Saat Imlek datang, barang yang selalu dibeli Liem adalah angpau. Angpau biasanya ia bagikan ke cucu-cucunya yang datang berkunjung kerumahnya. "Walaupun isinya nggak banyak, tapi kalau angpau nya bagus cucu-cucu pasti seneng,” jelasnya.
Selain angpau, Liem juga tak lupa membeli kertas dupa dan lilin untuk sembahyang saat Imlek nanti.
Di Bandarlampung sendiri, perayaan Imlek di pusatkan di daerah Pecinan yang berada di Teluk Betung. Salah satunyanya adalah di Vihara Thay Hin Bio.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
