Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2018 | 08.17 WIB

Masyarakat Tionghoa Buru Pernak Pernik Imlek

Masyarakat Tionghoa berburu perlengkapan Imlek - Image

Masyarakat Tionghoa berburu perlengkapan Imlek

JawaPos.com — Sepuluh hari jelang Hari Raya Imlek, masyarakat Tionghoa mulai disibukkan dengan membeli pernak-pernik untuk menghiasi rumahnya. Toko penjual pernak pernik Imlek pun ramai diserbu.


Seperti halnya Toko Sukaraja di Teluk Betung, Bandar Lampung. Toko itu merupakan salah satu toko yang menjual perlengkapan Imlek.


Sejak memasuki toko ini, suasana imlek sangat terasa. Di depan toko, patung tangan maneki neko sudah mengayun-ngayun seolah mengajak masuk pengunjung.


Saat berada di dalam toko itu, kita akan melihat seluruh ruangan dipenuhi dengan benda-benda berwarna merah dan keemasan. Warna itu memang warna khas Imlek. Tak hanya itu saja, aroma khas kertas dupa juga ikut menyeruak saat memasuki toko ini.


Untuk Imlek tahun anjing ini, Cing Cing pemilik Toko Sukaraja mengaku, dirinya menyediakan berbagai keperluan Imlek. Tak hanya hiasan, tetapi ada juga jenis makanan.


“Ada permen, angpau, kue keranjang, kembang api, dupa dan masih banyak lagi,” katanya, Selasa (6/2).


Sampai saat ini, barang yang paling banyak dicari orang menurut Cing-Cing adalah angpau, lilin dan kue keranjang. Untuk angpau Cing-Cing menjualnya seharga Rp. 10 ribu per sepuluh lembar. Sedangkan kue keranjang dibandrol sekitar Rp. 35 ribu perbiji.


“Gambar angpau tiap tahun beda-beda. Tergantung dengan Imlek apa. Jadi pasti rame yang beli,” jelasnya.


Menurut Cing-Cing pembeli akan bertambah ramai saat tiga hari sebelum imlek.


Salah satu pembeli di Toko Sukaraja, Liem Kwang, 56, mengatakan, Ia mengaku membeli dari jauh-jauh hari karena takut kehabisan stok. Apalagi, toko yang menjual pernak-pernik Imlek hanya ada dua di Bandarlampung.


“Kita beli jauh-jauh hari. kalau deket-deket Imlek kita dapet sisanya nanti,” katanya.


Saat Imlek datang, barang yang selalu dibeli Liem adalah angpau. Angpau biasanya ia bagikan ke cucu-cucunya yang datang berkunjung kerumahnya. "Walaupun isinya nggak banyak, tapi kalau angpau nya bagus cucu-cucu pasti seneng,” jelasnya.


Selain angpau, Liem juga tak lupa membeli kertas dupa dan lilin untuk sembahyang saat Imlek nanti.


Di Bandarlampung sendiri, perayaan Imlek di pusatkan di daerah Pecinan yang berada di Teluk Betung. Salah satunyanya adalah di Vihara Thay Hin Bio.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore