Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Juli 2018 | 19.49 WIB

Disperindag Batam Dorong Produksi Telur Lokal

Kepala Disperindag Kota Batam Zarefriadi. - Image

Kepala Disperindag Kota Batam Zarefriadi.

JawaPos.com - Harga telur di Kota Batam telah mengalami penurunan. Namun harga telur belum berada di level normal, yakni Rp 37 ribu hingga Rp 39 ribu per papan (30 butir).


Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam terus melakukan upaya-upaya untuk menekan harga telur. Salah satunya dengan mendorong peternak telur lokal agar lebih produktif.


Dengan peningkatan produksi, kebutuhan masyarakat Batam akan telur dengan harga terjangkau diharapkan bisa terpenuhi. Saat ini kebutuhan telur di Batam masih di sokong dari Medan dan Jambi.


"Kami terus upayakan harga telur segera stabil. Kalau peternak di Batam bisa lebih produktif, akan lebih bagus lagi," kata Kepala Disperindag Kota Batam Zarefriadi dalam keterangannya.


Upaya lain yang ditempuh Disperindag Batam dalam menekan harga telur adalah melalui koordinasi dengan kementerian terkait. Bagaimanapun, persoalan utama kenaikan harga telur karena nilai tukar rupiah yang melemah.


Sekadar informasi, sebelumnya harga telur di Batam mencapai Rp 48 ribu per papan. Sekarang harganya sudah turun. Di pasar Botania 2 Batam Kota, harga telur untuk satu papan dijual Rp 44 ribu. Sementara harga telur di pasar Mitra Raya di level Rp 45 ribu per papan.


Selanjutnya di pasar Pasir Putih, harga telur sebesar Rp 46 ribu per papan. Sedangkan di Pasar Tos 3000 Kecamatan Lubuk Baja, harga telur Rp 41 ribu per papan.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore