
Sebanyak 11 warga Aceh menjadi korban penipuan agen TKI ilegal dan kini berada di kawasan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.
JawaPos.com - Dinas Sosial (Dinsos) Aceh bakal memulangkan 11 warga Aceh yang sempat terlantar di perbatasan Malaysia-Indonesia, tepatnya di kawasan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Mereka diduga kuat menjadi korban penipuan agen TKI ilegal.
Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial Aceh Rohaya Hanum mengatakan, sejak tiga hari lalu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinsos Kalimantan Barat (Kalbar) terkait nasib warga Aceh itu. Kini mereka sedang menuju ke Kota Pontianak dan bersiap akan dipulangkan tanah Rencong.
"Mereka (Dinas Sosial Kalbar) mengatakan agar 11 warga Aceh tersebut langsung ke Dinas Sosial Kalbar di Jalan Kuta Baru, Nomor 33 Pontianak. Mereka mau cek kesehatan sebelum dipulangkan," kata Rohaya di Banda Aceh, Selasa (28/8).
Rohaya menjelaskan, pemulangkan warga negara Indonesia yang terlantar adalah kewajiban setiap Dinas Sosial di mana warga tersebut terlantar. Sebab tidak ada aturan yang mengatur agar dinas yang bersangkutan harus melakukan penjemputan.
"Seperti yang Dinas Sosial Aceh lakukan selama ini dalam memulangkan warga daerah lain yang terlantar di Aceh. Minggu lalu kita baru saja memulangkan warga Padang yang terlantar di Aceh. Saat ini juga ada warga Kalimantan yang sedang dalam perawatan kita di Panti Jompo sebelum kita pulangkan ke daerah asalnya," ujarnya.
Selama ini kata Rohaya, lembaganya selalu peduli terhadap nasib warga Aceh, apalagi yang sedang terlantar. Sejak pertama informasi itu beredar, dirinya langsung berkoordinasi dengan Dinsol Kalbar meminta agar warga Aceh tersebut segera dipulangkan.
"Kita mengucapkan terima kasih ke Pak Haji Uma atas bantuannya. Kemungkinan 11 warga Aceh tersebut besok siang sudah pulang lewat Medan. Karena mereka kebanyakan berasal dari Langsa," sebut dia.
Seperti diketahui, 11 warga Aceh itu berasal dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dan Langsa, Kota Langsa. Mereka ditemukan telantar di Perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau.
Awalnya, mereka sudah sampai di Miri, Malaysia, dibawa perantara agen penyalur berinisial H sekitar sebulan yang lalu. Selama itu, mereka yang semuanya lelaki ini dipekerjakan di sebuah perusahaan perkebunan
"Belum lagi ada sejumlah potongan dari majikan," kisah Simus, salah seorang di antara warga Aceh tersebut, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Selasa (28/8).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
