Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Juli 2018 | 03.40 WIB

Mahasiswa Unja Tewas di Embung Usai Bersih-bersih Enceng Gondok

Tim SAR gabungan BPBD Padang Panjang saat melakukan pencarian jasad mahasiswa yang tenggelam di Embung Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar Minggu sore (22/7) - Image

Tim SAR gabungan BPBD Padang Panjang saat melakukan pencarian jasad mahasiswa yang tenggelam di Embung Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar Minggu sore (22/7)

JawaPos.com - Mandi usai membersihkan enceng gondok di Embung Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar berujung petaka. Jaswandi, 20, warga setempat ditemukan tewas setelah tenggelam lebih dari 4 jam.


Korban yang diketahui seorang mahasiswa di Universitas Jambi (Unja) itu berhasil ditemukan tim gabungan Basarnas, BPBD Padang Panjang, dibantu TNI-Polri, bersama masyarakat, sekitar pukul 15.00 Wib, Minggu (22/7). Korban yang akrab disapa Andi itu dinyatakan hilang sejak pukul 10.00 Wib.


Sekitar pukul 09.00 Wib, Andi bersama sejumlah warga lainnya ikut bergotongroyong membersihkan permukaan embung yang telah ditutupi banyak enceng gondok dan tanaman liar lainnya.


Lantas, Andi mulai memasuki embung yang dalamnya mencapai 4 hingga 6 meter lebih. Korban hendak berenang menyusul perahu rakit yang berada di tengah Embung dengan jarak sekitar 20 meter. Namun, sebelum sampai di perahu rakit, korban tampak kelelahan dan tak sanggup berenang.


Seketika itu, korban hilang dari permukaan air embung yang berada di wilayah hukum Polres Padang Panjang itu. Sejumlah warga yang berada di kawasan Embung mengaku, korban sempat berteriak minta tolong dengan melambaikan kedua tangannya.


"Saat warga hendak menolong, korban hilang di tengah Embung dan tidak terlihat lagi," kata Indra, 21, pemuda setempat yang turut berenang bersama korban menyusur perahu rakit.


Warga yang ikut gotongroyong bersama korban langsung mengabarkan pada warga lain. Sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek X Koto, Polres Padang Panjang. Tak lama berselang, petugas Polsek, tim BPBD Padang Panjang yang turut Basarnas Provinsi Sumbar turut melakukan pencarian menyusuri embung yang dinamai Talago itu.


Setelah lima jam lamanya, tim gabungan behasil menemukan korban dengan kondisi pucat kaku sekitar pukul 15.00 Wib, Minggu sore (22/7).


"Memastikan keadaanya, korban dilarikan ke RSUD Padang Panjang dan dinyatakan meninggal. Saat ini, jasad korban sudah berada di rumah duka yang tak jauh dari lokasi embung," kata Kapolsek X Koto, Polres Padang Panjang, AKP Ferry Arjoni.


Menurut Ferry, faktor Embung yang di bagian dasarnya dipenuhi lumpur menjadi salah satu faktor repotnya pencarian korban. Apalagi, saat dimasuki tim gabungan, air Embung cepat keruh. Diduga korban kehabisan tenaga dan kram saat berenang hingga terendap di lumpur Embung. "Korban ditemukan saat sudah mengapung," tutup Kapolsek.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore