
Tim SAR gabungan BPBD Padang Panjang saat melakukan pencarian jasad mahasiswa yang tenggelam di Embung Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar Minggu sore (22/7)
JawaPos.com - Mandi usai membersihkan enceng gondok di Embung Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar berujung petaka. Jaswandi, 20, warga setempat ditemukan tewas setelah tenggelam lebih dari 4 jam.
Korban yang diketahui seorang mahasiswa di Universitas Jambi (Unja) itu berhasil ditemukan tim gabungan Basarnas, BPBD Padang Panjang, dibantu TNI-Polri, bersama masyarakat, sekitar pukul 15.00 Wib, Minggu (22/7). Korban yang akrab disapa Andi itu dinyatakan hilang sejak pukul 10.00 Wib.
Sekitar pukul 09.00 Wib, Andi bersama sejumlah warga lainnya ikut bergotongroyong membersihkan permukaan embung yang telah ditutupi banyak enceng gondok dan tanaman liar lainnya.
Lantas, Andi mulai memasuki embung yang dalamnya mencapai 4 hingga 6 meter lebih. Korban hendak berenang menyusul perahu rakit yang berada di tengah Embung dengan jarak sekitar 20 meter. Namun, sebelum sampai di perahu rakit, korban tampak kelelahan dan tak sanggup berenang.
Seketika itu, korban hilang dari permukaan air embung yang berada di wilayah hukum Polres Padang Panjang itu. Sejumlah warga yang berada di kawasan Embung mengaku, korban sempat berteriak minta tolong dengan melambaikan kedua tangannya.
"Saat warga hendak menolong, korban hilang di tengah Embung dan tidak terlihat lagi," kata Indra, 21, pemuda setempat yang turut berenang bersama korban menyusur perahu rakit.
Warga yang ikut gotongroyong bersama korban langsung mengabarkan pada warga lain. Sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek X Koto, Polres Padang Panjang. Tak lama berselang, petugas Polsek, tim BPBD Padang Panjang yang turut Basarnas Provinsi Sumbar turut melakukan pencarian menyusuri embung yang dinamai Talago itu.
Setelah lima jam lamanya, tim gabungan behasil menemukan korban dengan kondisi pucat kaku sekitar pukul 15.00 Wib, Minggu sore (22/7).
"Memastikan keadaanya, korban dilarikan ke RSUD Padang Panjang dan dinyatakan meninggal. Saat ini, jasad korban sudah berada di rumah duka yang tak jauh dari lokasi embung," kata Kapolsek X Koto, Polres Padang Panjang, AKP Ferry Arjoni.
Menurut Ferry, faktor Embung yang di bagian dasarnya dipenuhi lumpur menjadi salah satu faktor repotnya pencarian korban. Apalagi, saat dimasuki tim gabungan, air Embung cepat keruh. Diduga korban kehabisan tenaga dan kram saat berenang hingga terendap di lumpur Embung. "Korban ditemukan saat sudah mengapung," tutup Kapolsek.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
