
Bendera merah putih berkibar setekah digerek dari dalam laut.
JawaPos.com - Puncak Peringatan Ulang Tahun Ke-73 Republik Indonesia di Kota Sibolga berlangsung pada hari ini, di pinggiran pantai di kawasan Kota Sibolga, Sumatera Utara, Minggu (19/8). Puncak acara ditandai dengan pengibaran bendera yang dilakukan dari dalam laut.
Kegiatan ini, digagas pemuda dari lintas organisasi dan komunitas di Kota Sibolga yang saksikan masyarakat, Wali Kota Sibolga dan pihak lainnya.
Sebuah tiang sepanjang 10 meter ditancapkan di dekat bibir pantai. Tiang itulah yang akan digunakan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih. Enam penyelam dari berbagai komunitas yang akan menjadi penggerek bendera.
Proses pengibaran bendera dilakukan siang tadi. Para penyelam berangkat menuju tiang bendera yang jaraknya 50 meter dari bibir pantai menggunakan beberapa kapal. Penyelam yang membawa bendera dengan ukuran besar langsung masuk ke dalam air.
Di dermaga, Wali Kota Sibolga bersama perangkatnya dan masyarakat menunggu bendera dipasang. Ketika di beri tanda lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan bersama, sangsaka merah putih langsung naik ke puncak tiang.
Pengibaran sempat terkendala. Tiang bendera sempat miring diterjang angin yang kencang. Beberapa orang yang ikut snorkling, langsung memegangi tiang. Namjmun, pengibaran bendera dapat diselesaikan.
Wali Kota Sibolga, Syafri Hutahuruk begitu mengapresiasi apa yang dilakukan para pemuda. Dia berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap hari kemerdekaan.
"Jajaran Pemerintah Kota Sibolga dan seluruh Forkopimda yang hadir menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada panitia penyelenggaran giat komunitas Sibolga-Tapteng, yang menyelenggarakan kegiatan unik ini", ujar Syarfi, Minggu (19/8).
Syarfi menyampaikan, jika kegiatan tersebut menunjukkan kreativitas dan semangat kalangan muda. Apalagi, ini menjadi kegiatan yang pertama kali dilakukan di Kota Sibolga dan mendorong untuk terus berlanjut pada tahun berikutnya.
Kegiatan-kegiatan seperti yang dilaksanakan tersebut, juga diharapkan mampu memupuk persatuan ditengah-tengah masyarakat. "Acara seperti ini dalam rangka meningkatkan persatuan, mengisi pembangunan dan mengisi kreativitas anak bangsa. Dan juga meningkatkan rasa kebangsaan kita, menjaga dan mengawal semangat kebersamaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945", tutup Syarfi
Sementara itu, Ketua Panitia, Maecena Adhara Donnya mengatakan persiapan pengibaran bendera dari dalam laut ini dilakukan cukup singkat. Hanya beberapa minggu saja."Kita bekerjasama dengan berbagai komunitas di Sibolga Tapteng. Mulai dari masyarakat, dan jurnalis dari Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumut," ujar Maecena Adhara Donnya.
Ia pun bersyukur, meski persiapannya singkat tapi kegiatan itu berlangsung sukses. Ia pun memberikan apresiasi kepada semua orang yang terlibat.
Para penyelam yang menggerek bendera mengaku begitu senang bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Mereka tak menyangka bisa mengibarkan bendera dari dalam laut. "Dengan kerjasama tim yang baik, alhamdulillah bendera bisa dikibarkan dari dalam laut. Ini berkat dukungan kita bersama. Terutama kepada media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO)", ujar Hendra Dharmalius, salah seorang penyela.
Dia menjelaskan, selama prosesi upacara tadi, timnya tidak mengalami kendala. Hanya saja, arus ombak yang cukup kencang memaksa para penyelam menjadi tidak stabil. "Jadi pas arusnya kencang, kita juga bergeser di dalam itu," katanya.
Kontur permukaan dasar laut yang ditutupi lumpur juga menjadi tantang sendiri untuk penyelam. Jarak pandangpun menjadi terbatas. "Itu yang jadi kendala kita, tapi akhirnya mampu diatasi. Ini juga jadi pengalaman buat kita untuk acara berikutnya. Supaya kedepan bisa lebih sempurna lagi," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
