Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Januari 2018 | 14.15 WIB

Pergantian Tahun, Tumpukan Sampah di Malang Capai 1.050 Meter Kubik

OVERLOAD: Tumpukan sampah di Pantai Balekambang. Lokasi wisata ini menjadi salah satu penyumbang buangan terbanyak. - Image

OVERLOAD: Tumpukan sampah di Pantai Balekambang. Lokasi wisata ini menjadi salah satu penyumbang buangan terbanyak.


JawaPos.com – Volume sampah pada pergantian tahun di Kabupaten Malang dipastikan meningkat.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Budi Iswoyo menjelaskan, peningkatan perkiraannya volume sampah meningkat 5 persen dibandingkan sampah yang dihasilkan di Kabupaten Malang setiap harinya. 


Kepada JawaPos.com, mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malang ini menyampaikan, sehari jumlah sampah yang dihasilkan di wilayahnya mencapai 800-1.000 meter kubik. 


Jika ada peningkatan 5 persen dari total sampah per hari, artinya jumlah sampah selama malam pergantian tahun mencapai 1.050 meter kubik. 


"Kami sudah menghitung, dan hasilnya memang sejumlah itu," kata Budi, kepada JawaPos.com, Senin (1/1). 


Budi menegaskan, jumlah 1.050 meter kubik ini didapatkan dari empat tempat pembuangan sampah yang ada di Kabupaten Malang. Salah satunya adalah TPA Edukasi Talangagung, Kepanjen. 


"Sehari di Talangagung itu sekitar 200 hingga 300 meter kubik," beber dia. 


Budi merinci beberapa titik yang menjadi penyumbang sampah terbanyak selama malam pergantian tahun. Diantaranya, ibu kota kecamatan, misalnya saja, Turen, Kepanjen, Gondanglegi dan beberapa daerah lainnya. 


"Di ibu kota kecamatan kan banyak kegiatan dan pusat kegiatan masyarakat juga di sana. Jadi ya menyumbangkan sampah terbanyak," bebernya. 


Sepanjang pantai selatan di Jalur Lintas Selatan (JLS) juga dianggap menjadi spot penyumbang sampah terbanyak. 


Pasalnya, venue ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, bahkan wisatawan dari luar Kabupaten Malang untuk menghabiskan momen pergantian tahun.  


"Apalagi di pantai selatan belum ada TPS. Sehingga sampah masih belum terkumpul di satu tempat," tandas dia. 


Pantauan JawaPos.com, pasca malam tahun baru di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur yang notabene adalah pantai selatan, sampah-sampah berserakan di sepanjang garis pantai. 


Sampah tersebut didominasi oleh kulit dan tongkol jagung, bungkus mi instan dan juga arang bekas bakaran. 


Beberapa tempat sampah yang disediakan di lokasi wisata tidak mampu menampung volume buangan yang melebihi batas.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore