
Kondisi alur sungai usai diterjang banjir bandang di Batu Busuk, Padang, sumbar, Jumat (19/12/2025). Presiden Prabowo salurkan Rp 268 miliar untuk bencana Sumatera. (Kurniawan Mas
JawaPos.com-Satu bulan pasca bencana Sumatera hari ini (25/12), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan informasi terbaru. Itu berkaitan dengan jumlah korban meninggal dunia dan korban hilang di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Secara keseluruhan sudah terda 1.135 korban meninggal dunia dan 173 korban hilang.
”Mengenai perkembangan dari hasil operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan di 3 provinsi. Per hari ini ada penambahan jumlah korban jiwa sebanyak 6 jiwa, sehingga total yang kemarin 1.129 jiwa menjadi 1.135 jiwa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers yang dilaksanakan secara dalam jaringan (daring).
Menurut Abdul Muhari, temuan korban meninggal dunia itu sekaligus mengurangi angka korban hilang yang sampai hari ini tercatat sebanyak 173 orang. Dia menegaskan, operasi SAR masih berlangsung. Tim Gabungan dari TNI, Polri, relawan, dan Basarnas terus mengupayakan pencarian ratusan korban hilang tersebut.
Secara terperinci, data yang disampaikan BNPB mencatat 503 korban meninggal dunia dan 31 korban hilang berasal dari Aceh, kemudian 371 korban meninggal dunia dan 70 korban hilang berasal dari Sumut, serta 261 korban meninggal dunia dan 72 korban hilang dari Sumbar. Selain korban meninggal dunia dan korban hilang, bencana alam di 3 provinsi tersebut memaksa ratusan ribu korban mengungsi.
”Jumlah pengungsi saat ini 489.864 jiwa. Jumlah pengungsi terbanyak berada di wilayah Aceh dengan angka 466,6 ribu orang,” kata Abdul Muhari.
Penungsi di Sumut 13 ribu orang dan Sumbar 10 ribu pengungsi. Lebih lanjut, Abdul Muhari menyampaikan, distribusi logistik untuk korban terdampak bencana di 3 provinsi tersebut juga masih terus mengalir. Termasuk logistik yang dikirim langsung dari Jakarta.
”Distribusi logistik dari Posko Nasional di Halim ini terus berjalan hingga hari ini. Ini animo masyarakat, kementerian lembaga, pemerintah daerah dari provinsi-provinsi seluruh Indonesia terus berdatangan. Total 1.370 ton yang sudah masuk ke Posko Halim dan sudah didistribusikan 1.361 ton, masih ada buffer stok 6 ton,” jelas Abdul Muhari.
Khusus di Aceh, Abdul Muhari menyampaikan bahwa bantuan yang terdistribusi hari ini sebanyak 37,4 ton, Sumut 8,7 ton, dan Sumbar 6,1 ton. Tidak hanya melalui udara, bantuan-bantuan tersebut juga sudah mulai dapat didistribusikan lewat jalur darat lantaran sudah banyak akses jalan berhasil dipulihkan oleh petugas gabungan di lokasi terdampak bencana.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
