
Ilustrasi mayat.
JawaPos.com - Operasi pencarian 3 mahasiswa UIN Walisongo Semarang di sekitar Tubing Jalinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kendal, Jawa Tengah (Jateng) hari ini (5/11) membuahkan hasil. Tim SAR berhasil menemukan 2 dari 3 korban hilang dalam keadaan meninggal dunia. Sehingga jumlah korban meninggal dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (4/11) menjadi 5 orang.
Berdasar pemberitaan Radar Semarang, 2 korban hilang yang berhasil ditemukan masing-masing bernama Bima Pranawira dan M. Jibril Assyarofi. Bima ditemukan lebih dulu di tepian Sungai Jalinggo. Sementara Jibril ditemukan tak jauh dari area tubing. Jenazah keduanya langsung dievakuasi ke Puskesmas Singorojo untuk menjalani proses visum.
”Sampai sejauh ini sudah 5 dari 6 mahasiswa UIN Walisongo yang hanyut di Tubing Jalinggo telah ditemukan,” ungkap Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kendal Iwan Sulistyo.
Sebelumnya, 3 korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pasca banjir bandang terjadi kemarin. Ketiga korban itu terdiri atas Syifa Nadhilah asal Pemalang, M. Labib Rizqi asal Pekalongan, dan Riska Amelia asal Pemalang. Seorang mahasiswa yang masih hilang dan belum ditemukan bernama Nabila Yulian Desi Pramesti.
Koordinator Lapangan Satgas BPBD Kendal Ahma Garlih menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.00 WIB kemarin. Dia mengaku mendapat informasi ada 15 orang mahasiswa yang sedang bermain di Tubing Jalinggo sebelum banjir bandang terjadi dan menyeret 6 korban. Dia menyatakan, peristiwa itu terjadi sangat cepat.
”Tidak tahu kalau dari atas hujan deras. Air bah datang tiba-tiba dan menghanyutkan 6 orang, 3 laki-laki dan 3 perempuan,” kata dia.
Menurut Ahma, pencarian korban hilang hari ini dilakukan dengan membagi tim menjadi 3 regu. Satu regu menyisir area tubing, satu di wilayah Desa Banyuringin, dan satu lagi di sekitar Jembatan Singorojo. Sampai siang ini, Tim SAR Gabungan dari BPBD Kendal, Basarnas Semarang, PMI, FRPB, dan relawan masyarakat masih berjaga di sepanjang aliran sungai.
Tim SAR Gabungan itu terus memantau kemungkinan munculnya korban terakhir bernama Nabila Yulian Desi Pramesti. Dia diketahui sebagai mahasiswi Prodi Hukum Keluarga Islam. Selain itu, BPBD Kendal juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai saat curah hujan tinggi, mengingat banjir bandang masih mungkin terjadi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
