
Suasana di Kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, tampak lengang sehari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid.
JawaPos.com – Suasana di Kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, tampak lengang sehari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid dan sejumlah pejabat di lingkungannya pada Senin (3/11).
Meski aktivitas pemerintahan masih berjalan, nuansa kehati-hatian dan kecanggungan terasa di antara para aparatur sipil negara (ASN) yang tetap bekerja seperti biasa.
Pantauan Riau Pos (Jawa Pos Grup) di lapangan pada Selasa (4/11), tampak lalu lintas kendaraan di kompleks kantor masih normal dengan penjagaan petugas keamanan seperti hari-hari sebelumnya.
Namun, ruang kerja Gubernur yang berada di lantai dua tampak sepi. Hanya beberapa anggota Satpol PP berjaga tanpa adanya penyegelan atau penjagaan tambahan dari pihak KPK.
Kegiatan pemerintahan pun tetap berlangsung, meski sebagian besar dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi. Ia hadir mewakili gubernur dalam sejumlah agenda, termasuk rapat koordinasi penurunan stunting serta pembahasan sektor migas.
Sebelumnya, KPK membenarkan telah melakukan OTT di Provinsi Riau pada Senin (3/11). Dalam operasi senyap itu, selain Abdul Wahid, sedikitnya 9 pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga diamankan.
Juru bicara KPK menyebut tim masih bekerja di lapangan sehingga belum dapat mengungkap detail konstruksi perkara maupun bidang korupsi yang diselidiki.
“Tim masih terus bergerak. Jadi kami belum bisa menyampaikan secara rinci terkait konstruksi perkaranya,” ujar pihak KPK.
Meski demikian, OTT tersebut menimbulkan kehebohan besar di lingkungan Pemprov Riau dan menjadi sorotan publik, mengingat Abdul Wahid baru menjabat belum genap satu periode penuh.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
