
Wahyudin Moridu kini jualan es batu usai dipecat sebagai anggota DPRD Gorontalo. (Facebook/Wahyudin Moridu).
JawaPos.com - Wahyudin Moridu, yang belakangan menjadi sorotan publik akibat pernyataan kontroversial saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo, terlihat memulai babak baru dalam hidupnya sebagai penjual es batu.
Video singkat yang dibagikan di akun Facebook pribadinya pada Senin (22/9) menampilkan Wahyudin sedang mengemas air dalam kantong plastik untuk dijual.
Dalam keterangan yang menyertai unggahan, Wahyudin menuliskan, "Yang butuh es batu Toduwolo." Pada cuplikan video dan caption berikutnya, ia memberikan penjelasan singkat tentang kondisinya pasca diberhentikan dari DPRD.
"Alhamdulillah saya sudah diberhentikan. Kini menjalankan aktivitas seperti biasa, seperti tahun 2019 lalu, menjadi pengusaha dan menjalani usaha kecil-kecilan. Teman-teman yang mau pesan es batu, berkabar, ya," ujar Wahyudin dalam keterangan yang menyertai video tersebut.
Unggahan ini langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Beberapa pengguna menduga video itu hanya konten atau akting belaka.
"Jangan ketipu konten beginian guys," tulis salah satu akun. Pengguna lain menilai penyajiannya kurang meyakinkan: "Aktingmu payah. Orang-orang sudah pada pintar sekarang. Drama kayak gini sudah basi," komentar akun lain.
Selain reaksi skeptis dan ejekan, unggahan itu juga mengingatkan publik pada kasus viral sebelumnya yang menjerat Wahyudin.
Sebuah video beredar yang menampilkan Wahyudin mengenakan kemeja biru dan kacamata hitam sedang mengemudi bersama seorang perempuan, di mana ia mengeluarkan pernyataan yang memicu kecaman luas.
Dalam rekaman itu, Wahyudin tampak tersenyum dan mengatakan, "Kami hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara hahaha," serta, "Kami rampok saja uang negara ini kan, kami habiskan saja biar negara ini semakin miskin."
Ucapan tersebut kemudian menjadi bahan kecaman dari berbagai pihak dan memicu proses hukum maupun sanksi etik yang berujung pada pemecatannya.
Kembalinya Wahyudin ke aktivitas usaha kecil, yang menurutnya mirip dengan kondisi pada 2019, memperlihatkan bagaimana pejabat yang tersandung kontroversi kadang memilih jalur ekonomi mikro sebagai cara memulai ulang kehidupan publiknya.
Bagi sebagian masyarakat, langkah tersebut dipandang sebagai upaya reintegrasi sosial; bagi yang lain, itu dipandang sebagai adegan yang dimanfaatkan untuk menarik simpati atau mengalihkan perhatian dari kasus sebelumnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari keluarga atau kuasa hukum Wahyudin yang menjelaskan lebih jauh mengenai niat jangka panjangnya atau respons terhadap tudingan bahwa video itu sekadar sandiwara konten.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022