
Ilustrasi: Cegah Gangguan Keamanan, Umat Muslim di Papua Diimbau Tak Salat Idul Fitri di Lapangan Terbuka
JawaPos.com - Kota Padang sejak beberapa hari terakhir diguyur hujan. Akibatnya sejumlah agenda yang berkaitan dengan hari Raya Idul Fitri pun berubah. Salah satunya lokasi salat id yang semula di lapangan Gubernur Sumbar terpaksa dipindahkan ke Masjid Raya Sumatera Barat.
Pemindahan lokasi itu diungkapkan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. "Lapangan becek usai diguyur hujan. Rasanya tidak memungkinkan untuk salat Idul Fitri. Makanya, kami sepakati pindah ke Masjid Raya saja," kata Irwan kepada wartawan di sela-sela mengikuti Takbiran menyambut Idul Fitri.
Adapun salat Id di Sumbar ini mendaulat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Titaful Sembiring sebagai khatib.
Sebelumnya, sejak Kamis (14/6) siang hingga malam hujan tak henti-hentinya mengguyur Kota Padang dan sejumlah daerah lainnya. Sebetulnya hujan menguyur Kota Padang sejak tiga hari terakhir. Akibatnya halaman Kantor Gubernur Sumbar jadi becek. Hal itu tidak memungkinkan digelarnya salat id di lokasi tersebut. Hal itulah yang mendasari Irwan Prayitno memindahkan lokasi salat ke Masjid Raya Sumatera Barat.
Sementara itu, Kamis (14/6) malam, Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) menggelar takbiran dengan tema "Sumarak Syawal" di halaman kantor gubernur. Takbiran itu menjadi rangkaian penyambutan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah,
Acara takbiran di bawah guyuran gerimis itu dihadiri oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Narsul Abit. Keduanya didampingi oleh istri masing-masing. Turut hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar. Semuanya larut dalam menyuarakan lantunan takbir yang diiringi tabuhan gendang dan beduk.
Kegiatan yang dimotori Dinas Pariwisata Sumbar itu juga mendatangkan penyanyi jebolan Liga Dangdut Indonesia (Lida) Arif dan pentolan ajang pencarian bakat KDI, Khairat. Kedua pedangdut itu sengaja didatangkan panitia untuk menambah semaraknya penyambutan hari kemenangan umat Islam sedunia itu.
Irwan Prayitno mengungkapkan, budaya takbiran sudah lama berkembang di kalangan umat Muslim Indonesia, termasuk di Sumbar, Pemprov Sumbar setiap tahun selalu mengagendakan takbiran bersama masyarakat.
Tahun lalu, takbiran bersama dipusatkan di Masjid Raya Sumbar. "Sengaja kita pusatkan satu tempat. Agar lebih terasa. Daripada takbiran di jalanan, bisa berisiko kecelakaan," terang gubernur yang merupakan kader PKS itu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
