
Bupati Pandeglang Irna bersama kedua putrinya.
JawaPos.com - Andi Maghfuri, 24. tersangka kasus penyebaran isu perselingkuhan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna akhirnya dipulangkan aparat kepolisian. Pelaku yang terancam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik tidak ditahan di Mapolda Metro Jaya.
"Betul tidak ditahan," ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan saat dihubungi, Selasa (12/6).
Adi mengatakan Andi telah berjanji untuk bersikap kooperatif akan proses hukum yang akan dilakukan kepadanya serta tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Hal tersebut pun menjadi salah satu pertimbangan penyidik.
Selain itu, Andi juga tidak melakukan perlawanan saat penangkapan dan menjalani pemeriksaan dengan kooperatif. Dia juga disebut telah mengakui perbuatannya. "Dipulangkan karena pertimbangan penyidik bahwa tersangka akan koperatif pada proses pemeriksaan selanjutnya," tuturnya.
Sebelumnya, Andi ditangkap di kediamannya di Purworejo, Senin (11/6) malam. Melalui akun Piyungan Cyber, Andi diduga telah menyebarkan isu perselingkuhan antara Amran dan Irna.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
