Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juli 2025 | 13.31 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Nelayan Mengambang di Laut

Evakuasi jenazah salah satu korban meninggal penumpang KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Muncar. (Dokumentasi Pos AL Banyuwangi) - Image

Evakuasi jenazah salah satu korban meninggal penumpang KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Muncar. (Dokumentasi Pos AL Banyuwangi)

JawaPos.com - Dua jenazah yang diduga penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, ditemukan oleh nelayan setempat pada hari keempat operasi pencarian, Minggu (6/7).

Dua jenazah tersebut ditemukan di wilayah Muncar, Banyuwangi. Tepatnya di Perairan Senggrong pada Minggu sore. Saat pertama kali ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk dan identitasnya tak dapat dikenali.

Kepala Unit (Kanit) Satpolairud Muncar, Bripka I Wayan Wedhana mengatakan bahwa kedua jenazah yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan nelayan dalam waktu terpisah. 

“Dua jenazah ditemukan oleh nelayan Muncar. Satu jenazah berjenis kelamin laki-laki ditemukan di laut sekitar (Minggu) pukul 16.00 WITA," tutur Bripka Wayan, dikutip dari Radar Banyuwangi, Jawa Pos Group, Minggu (6/7).

Satu jenazah tersebut kemudian dibawa ke Pelabuhan Muncar dan diangkut ke Puskesmas Kedungrejo menggunakan ambulans milik TNI AL. “Dibawa ke Puskesmas Kedungrejo untuk identifikasi,” sambungnya.

Sementara itu, Koordinator PPGD Puskesmas Kedungrejo, Arjudin membenarkan satu jenazah sempat dibawa ke Puskesmas Kedungreja, selanjutnya dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi untuk pemeriksaan lanjutan.

“Mayatnya itu berjenis kelamin laki-laki. Tadi habis maghrib dikirim ke RSUD Blambangan, menggunakan ambulans Puskesmas Kedungrejo dan dikawal tim SAR," ucap Arjudin.

Sementara untuk jenazah kedua, masih dievakuasi tim SAR untuk dibawa ke Pelabuhan Muncar. Arjudin menyebut tidak tahu apakah jenazah yang kedua akan dibawa ke Puskesmas Kedungrejo atau tidak.

“Katanya jenazah yang satu masih dalam perjalanan di laut, nanti akan dibawa dengan ambulans milik TNI AL,” tukasnya.

Kronologi singkat
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan terbalik dan tenggelam di Selat Bali saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Laporan dari Dermaga LCM Gilimanuk mengungkapkan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 00.16 WITA. Tak berselang lama, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout.

Cuaca ekstrem juga disebut menjadi salah satu penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Gelombang laut setinggi 2,5 meter di Selat Bali membuat kapal kehilangan stabilitas dan karam di titik koordinat -08°09.371', 114°25, 1569. 

Berdasarkan data Manifest, saat kejadian, KMP Tunu Pratama Jaya tengah membawa 65 orang, yakni 53 penumpang dan 12 kru kapal.

Dengan temuan ini, korban KMP Tunu Pratama Jaya yang sudah ditemukan berjumlah 39 orang, dengan rincian 9 korban meninggal dunia dan 30 korban selamat. Sementara 26 korban lainnya masih belum ditemukan. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore